Category Archives: gejala philophobia

Mengenal Philophobia, Penyakit Takut Jatuh Cinta

DokterSehat.Com – Cinta identik dengan kebahagiaan, jadi tidak heran kebanyakan orang merasa senang ketika sedang jatuh cinta. Tapi tahukah Anda bahwa tidak semua orang merasakan hal yang sama? Di luar sana, terdapat sebagian orang yang justru takut untuk jatuh cinta. Kondisi ini dikenal dengan nama philophobia. Apakah kondisi ini berbahaya? Bagaimana cara mengatasi philophobia? Simak selengkapnya dalam artikel ini!

Apa Itu Philophobia?

Memiliki ketakutan pada dasarnya adalah hal wajar. Namun apabila ketakutan tersebut tidak rasional, maka kondisi ini biasa disebut dengan fobia. Bukan sekedar rasa takut biasa, tapi fobia dapat menimbulkan gejala fisik maupun emosional yang dapat mengganggu keseharian seseorang.

Philophobia adalah kondisi di mana seseorang merasa takut untuk jatuh cinta atau terhubung secara emosional dengan seseorang. Bagi seseorang dengan philophobia, cinta bukan merupakan hal yang menyenangkan, sebaliknya justru menakutkan.

Philophobia berbeda dengan sekedar ketakutan untuk menjalin hubungan atau berkomitmen. Philophobia dapat menyebabkan seseorang menjadi gugup dan cemas berlebihan hanya karena memikirkan jatuh cinta.

Penyebab Philophobia

Beberapa jenis fobia seperti philophobia sering kali dikaitkan dengan penyebab lingkungan dan genetik. Bahkan beberapa jenis fobia juga dikaitkan dengan perubahan pada fungsi otak.

Philophobia sendiri memiliki karakteristik yang mirip dengan disinhibited social engagement disorder (DSED), sebuah attachment disorder yang terjadi pada anak di bawah usia 18 tahun. DSED membuat penderitanya kesulitan untuk membuat ikatan mendalam atau hubungan yang berarti dengan orang lain. Umumnya penyebab DSED adalah ditelantarkan atau karena trauma masa kecil.

Philophobia sangat umum terjadi pada seseorang yang pernah mengalami trauma di masa lalu atau yang pernah merasa terluka. Seseorang dengan philophobia percaya bahwa rasa sakit akan terulang kembali, sehingga ia percaya bahwa menaruh kepercayaan kepada orang lain terlalu berisiko dan sebaiknya tidak dilakukan.

Seseorang yang terluka di masa kecil atau masa remajanya, cenderung memiliki keengganan untuk dekat siapa saja. Umumnya mereka menghindari hubungan dengan orang lain dengan tujuan untuk menghindari rasa

Read the rest