Category Archives: diet pollotarian

Diet Pollotarian: Protokol, Manfaat, dan Efek Samping

DokterSehat.Com – Selama ini kita sering menganggap kalau mereka yang melakukan diet vegetarian hanya makan produk dari tumbuhan saja. Namun, ada beberapa modifikasi dari diet vegetarian yang diciptakan untuk menjembatani kebutuhan kita semua akan nutrisi dan juga penurunan berat badan bagi mereka yang mengalami obesitas.

Mengenal diet pollotarian

Dalam Bahasa Spanyol, pollo bisa diartikan sebagai unggas. Jadi, diet pollotarian merupakan diet jenis vegetarian yang masih memperbolehkan Anda untuk makan sesuatu yang berasal dari ayam, bebek, hingga kalkun. Orang yang mengikuti protokol diet ii tidak memakan daging merah seperti sapi, kambing, dan domba.

Protokol lain dari diet pollotarian masih sama dengan vegetarian yaitu memperbanyak sumber nabati untuk lemak dan proteinnya. Selanjutnya sumber karbohidrat dan serat bisa didapatkan dari berbagai biji-bijian dan juga buah serta sayuran yang segar.

Kemungkinan manfaat dari diet pollotarian

Alasan diet pollotarian diciptakan adalah menjembatani mereka yang tidak bisa makan dari tumbuhan saja. Selain itu berbagai jenis nutrisi dari sumber nabati juga bisa dimaksimalkan sehingga defisiensi tidak akan terjadi. Kalau Anda melakukan diet pollotarian, beberapa manfaat di bawah ini bisa saja didapatkan.

  1. Menurunkan risiko penyakit jantung

Dari banyak studi yang dilakukan didapatkan fakta kalau mengkonsumsi daging merah dalam jumlah banyak bisa memicu masalah pada tubuh. Gangguan pada jantung lebih banyak terjadi dan memicu kondisi yang parah. Kondisi ini berkebalikan dengan mereka yang mengonsumsi daging unggas seperti ayam sebagai penggantinya.

Studi lain mengatakan kalau mengganti satu porsi daging merah dengan daging unggas bisa menurunkan risiko penyakit jantung. Kemungkinan penurunannya sekitar 19 persen dibandingkan mereka yang hanya makan daging merah saja.

  1. Kemungkinan menurunkan risiko diabetes tipe 2

Mengonsumsi daging merah yang sudah diolah dahulu menjadi makanan lain seperti sosis atau sejenisnya, memicu seseorang lebih mudah terkena diabetes tipe 2. Dari studi lain, penggantian daging merah olahan dengan daging unggas dan ikan bisa menurunkan risiko terkena diabetes tipe 2.

Selain masalah

Read the rest