Category Archives: diabetes

Singapura Larang Iklan Minuman Manis

Photo Source: Flickr/ljguitar

DokterSehat.Com– Sebuah langkah besar dilakukan oleh negara tetangga Singapura. Mereka kini menjadi negara pertama yang melarang iklan minuman manis. Peraturan ini akan berlaku mulai tahun 2020 mendatang.

Singapura Melarang Iklan Minuman Manis

Keputusan untuk melarang iklan minuman manis ini ternyata disebabkan oleh keprihatinan pemerintah Singapura terhadap kasus diabetes yang cukup tinggi di negara tersebut. Ditengarai, salah satu penyebab tingginya kasus masalah kesehatan ini terkait dengan kegemaran mengonsumsi minuman manis yang tinggi kandungan gula.

Iklan minuman manis ini dilarang beredar di media cetak, media online, hingga televisi. Minuman-minuman manis ini berupa minuman bersoda, jus, kopi, hingga minuman yoghurt.

Sebelum memutuskan untuk memberlakukan kebijakan yang sangat tidak biasa ini, pemerintah Singapura ternyata melakukan survey untuk mengetahui pendapat masyarakat terkait dengan hal ini. Hasilnya adalah 70 persen orang yang terlibat dalam survey ini setuju pelarangan iklan minuman manis.

Salah satu menteri di pemerintahan Singapura, Edwin Tong menyebut meski peraturan ini sudah pasti akan diberlakukan, pihaknya akan terus mengumpulkan pendapat baik itu dari pihak masyarakat maupun dari pihak industri terkait dengan hal ini selama beberapa bulan.

Tak hanya melarang iklan minuman manis, pemerintah Singapura juga meminta produsen minuman manis mencantumkan label nutrisi dengan warna mencolok. Isi dari label ini bisa dijadikan patokan konsumen untuk mengetahui kadar gula dan nutrisi lainnya. Selain itu, pemerintah Singapura juga mendesak produsen untuk membuat produk makanan atau minuman yang lebih sehat.

Selain itu, di masa depan pemerintah Singapura juga akan memberlakukan cukai atau bahkan melarang minuman dengan tambahan pemanis di negara tersebut demi memerangi diabetes.

Data yang dikeluarkan oleh Diabetes Foundation pada 2017 silam menunjukkan bahwa 1 dari 7 masyarakat Singapura mengidap diabetes. Sementara itu, WHO menyebut orang yang mengonsumsi satu atau dua minuman manis kalengan setiap hari memiliki risiko terkena diabetes 26 persen lebih tinggi dibandingkan dengan yang jarang mengonsumsinya.

Bahaya Minuman Manis

Read the rest

Jus Buah Bisa Tingkatkan Risiko Diabetes

Photo Source: Flickr/ultrakml

DokterSehat.Com– Penelitian terbaru yang dilakukan para ahli dari Harvard T.H Chan School of Public Health, Boston, Amerika Serikat, dan Fudan, Shanghai, Tiongkok, menghasilkan fakta bahwa jus buah segar jika dikonsumsi dengan berlebihan bisa menyebabkan peningkatan risiko diabetes layaknya minuman dengan tambahan pemanis buatan lainnya.

Jus Buah Tingkatkan Risiko Diabetes

Sebelumnya, minuman yang diberi tambahan gula, khususnya pemanis buatan dalam jumlah yang tinggi disebut-sebut sebagai salah satu penyebab utama diabetes. Karena alasan inilah banyak orang yang menyarankan konsumsi minuman dengan pemanis alami seperti jus buah.

Sayangnya, penelitian terbaru justru menunjukkan bahwa jus buah jika dikonsumsi dengan berlebihan juga bisa menyebabkan dampak yang sama sebagaimana soda atau minuman dengan tambahann pemanis lainnya.

Dalam penelitian yang kemudian dipublikasikan hasilnya dalam jurnal berjudul Diabetes Care ini, disebutkan bahwa alih-alih sering minum-minuman manis dan jus buah, sebaiknya kita memperbanyak asupan minuman yang tidak diberi tambahan pemanis seperti air putih, kopi, serta teh.

“Hasil penelitian kami membuktikan bahwa minuman manis, termasuk jus buah segar bisa menyebabkan datangnya diabetes. Sebaiknya kita menggantinya dengan minuman yang lebih sehat seperti air putih, teh, dan kopi,” ucap peneliti utama Jean Philippe Drouin-Chartier.

Jika kita sering mengonsumsi minuman dengan tambahan pemanis hingga 4 ons setiap hari dalam waktu 4 hari saja, maka risiko diabetes bisa meningkat hingga 16 persen. Bahkan, jika pemanis yang ditambahkan adalah pemanis buatan, risiko ini bisa naik hingga 18 persen. Mengganti minuman-minuman tersebut dengan air putih, teh, atau kopi bisa menurunkan risiko terkena diabetes tipe 2 hingga 10 persen.

“Pastikan saja teh atau kopi yang kita konsumsi tidak diberi tambahan gula atau bukan minuman instan yang biasanya juga tinggi kandungan gula,” ucap Prof. Frank Hu yang juga terlibat dalam penelitian ini.

Batasan Maksimal Mengonsumsi Jus

Meski memiliki rasa yang menyegarkan dan terbuat dari bahan alami, pakar kesehatan menyarankan kita untuk tidak mengonsumsi

Read the rest

Benarkah Kulit Manggis Bisa Jadi Obat Diabetes?

Photo Source: Flickr/imke.sta

DokterSehat.Com– Kita tentu pernah melihat iklan tentang produk kulit manggis yang diklaim bisa memberikan banyak manfaat kesehatan. Salah satu manfaat tersebut adalah bisa menjadi obat diabetes. Apakah hal ini memang benar?

Dampak Konsumsi Kulit Manggis bagi Diabetes

Indonesia adalah negara dengan jumlah penderita diabetes tertinggi nomor empat di seluruh dunia. Pada tahun 2000, jumlah pengidapnya adalah 8,4 juta orang. Diperkirakan, pada 2030 mendatang jumlahnya mencapai 21,3 juta jiwa.

Pakar kesehatan menyebut manggis sebagai buah dengan senyawa aktif seperti xanthone, antisoanin, tanin, fenol, terpen, dan berbagai macam vitamin. Senyawa xanthone ini bersifat antidiabetik dan antioksidan. Hal ini berarti, rutin mengonsumsinya bisa membantu penderita diabetes mengendalikan kadar gula darah.

Selain itu, sifat antioksidan di dalam manggis juga bisa membantu melawan stres oksidatif dan paparan buruk radikal bebas yang bisa menyebabkan peradangan dan komplikasi diabetes. Sifat ini juga bisa membantu mencegah kerusakan jaringan, kematian sel, dan masalah pada ginjal.

Berdasarkan penelitian, disebutkan bahwa ekstrak yang dibuat dari kulit buah manggis bisa membantu menurunkan jumlah kreatinin plasma sekaligus mencegah kerusakan pada ginjal di dalam tubuh penderita diabetes.

Penelitian ini juga menghasilkan fakta bahwa kandungan antioksidan di dalam kulit buah manggis bisa memberikan perlindungan bagi jaringan dari kerusakan oksidatif dan masalah hiperglikemia.

Sementara itu, penelitian yang dilakukan Jaya Mahar Maligan dan rekan-rekannya dari Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Brawijaya, Malang menghasilkan fakta bahwa kandungan xanthone mampu menurunkan dampak buruk dari diabetes. Kandungan ini bisa membantu mengendalikan kadar gula darah.

Mengingat diabetes tidak bisa disembuhkan, bisa dihasilkan fakta bahwa ekstrak kulit manggis bukanlah obat diabetes, namun ekstrak ini bisa digunakan sebagai pengendali diabetes sehingga bisa mencegah datangnya komplikasi yang berbahaya.

Berbagai Manfaat Kulit Manggis Lainnya

Pakar kesehatan menyebut ada beberapa manfaat kesehatan yang bisa didapatkan dari ekstrak kulit manggis dan buah manggis.

Berikut adalah manfaat-manfaat tersebut.

  1. Baik bagi Kesehatan Jantung

Pakar kesehatan

Read the rest

Hobi Minum Milk Tea, Pria Ini Jatuh Koma!

Photo Source: Flickr/vscript

DokterSehat.Com– Milk Tea atau teh susu adalah salah satu minuman yang digemari banyak orang, khususnya anak muda. Masalahnya adalah meskipun bisa menyegarkan, pakar kesehatan menyebut kebiasaan mengonsumsi minuman manis seperti milk tea bisa berbahaya. Bahkan seorang pria dari Tiongkok sampai jatuh koma gara-gara setiap hari meminumnya.

Minum Milk Tea Setiap Hari Membuat Pria Ini Jatuh Koma

Sang pria yang tidak disebutkan namanya ini memang memiliki hobi mengonsumsi makanan manis seperti kue dan biskuit serta milk tea setiap hari. Bahkan, hal ini membuatnya tidak lagi memiliki nafsu makan sehingga membuatnya terus mengonsumsi makanan dan minuman manis.

Akibat kebiasaan ini, sang pria didiagnosis terkena penyakit hiperosmolar diabetik. Sebagai informasi, penyakit ini dipicu oleh tingginya kadar gula darah di dalam tubuh. Ia juga mengidap masalah gastroenteritis yang memicu infeksi usus parah yang membuatnya mengalami diare, kram perut, demam, hingga mual-mual dan muntah.

Sebenarnya, awal mula dari kebiasaan mengonsumsi makanan dan minuman manis adalah kondisi gastroenteritis parah yang membuatnya kesulitan untuk makan nasi. Ia pun mengakalinya dengan mengonsumsi makanan dan minuman manis seperti milk tea. Bahkan, konsumsi milk tea-nya setiap hari bisa mencapai 500 hingga 1.000 ml!

Kebiasaan mengonsumsi makanan dan minuman manis ini membuat kondisi kesehatannya terus menurun. Ia pun dilarikan ke rumah sakit dan mendapatkan perawatan yang intensif. Dokter yang merawatnya menyebut sang pria mengalami gangguan elektrolit parah dan kadar gula yang jauh lebih tinggi dari normal.

Sebagai informasi, kadar gula darahnya mencapai 88 mmol/L atau sekitar 10 kali lipat dibandingkan dengan kadar gula darah pada umumnya. Dia juga mengalami kondisi hiperkalemia dan hiponatremia yang menandakan kadar kalium dan natrium yang tidak normal di dalam tubuh.

Sang pria beruntung karena nyawanya masih bisa selamat, namun ia harus benar-benar mengubah gaya hidupnya agar kejadian ini tidak terulang kembali.

Bahaya Minuman Manis Jika Dikonsumsi Berlebihan

Pakar kesehatan menyebut ada beberapa

Read the rest

7 Cara Melakukan Seks pada Pengidap Diabetes

DokterSehat.Com – Memiliki kondisi kesehatan tertentu bisa membuat aktivitas seks yang menyenangkan terkadang mengalami gangguan. Misal pada pria terjadi disfungsi ereksi sehingga kemampuan untuk melakukan seks dengan maksimal terganggu. Lebih lanjut pada wanita, gangguan bisa terjadi saat mereka mengalami keputihan patogen atau mengalami vagina kering.

Gangguan Seks Akibat Sakit

Selain masalah disfungsi ereksi, pria juga cenderung tidak mampu mempertahankan kekerasan penis sehingga seks yang intens susah dilakukan. Akibatnya, saat seks dilakukan, penis jadi lemas dengan sendirinya. Kondisi ini menyebabkan pria tidak bisa melakukan penetrasi dengan sempurna.

Selanjutnya pada wanita, gangguan seks yang terjadi bisa berupa nyeri yang sangat intens di dalam vagina. Nyeri ini muncul akibat ada masalah pada organ internal dari vagina. Dampak dari masalah ini adalah rasa tidak nyaman yang terus muncul. Seks yang dilakukan bisa terganggu sehingga kemungkinan mendapatkan orgasme dan kepuasan secara psikologi susah terjadi.

Selain dua gangguan di atas ada satu lagi kondisi tubuh yang menyebabkan gangguan seks lebih besar. Kondisi itu adalah diabetes. Kalau Anda atau pasangan memiliki kondisi diabetes, simak tips melakukan seks di bawah ini dengan saksama agar tidak mengalami masalah yang tidak perlu.

Cara Melakukan Seks Meski Memiliki Diabetes

Meski memiliki diabetes, seseorang masih bisa melakukan seks dengan sangat sempurna. Asal melakukan beberapa cara di bawah ini seks bisa berjalan dengan lebih sempurna.

  1. Rutin Melakukan Olahraga

Kalau darah mengalami peningkatan gula darah, tubuh akan sering lemas sehingga pria atau wanita pun malas melakukan kegiatan agak berat. Saat seks, sensitivitas tubuh juga menurun sehingga kenikmatan yang akan didapatkan juga anjlok cukup jauh.

Agar seks tetap berjalan dengan lancar, seseorang dengan kondisi diabetes tetap disarankan untuk melakukan olahraga secara rutin. Dengan melakukan olahraga rutin, mereka bisa memperlancar aliran darah khususnya yang bergerak ke kemaluan sehingga seks bisa berjalan dengan maksimal.

  1. Mengubah Pola Makan Harian

Seseorang yang mengalami diabetes biasanya tidak bisa makan sembarangan.

Read the rest