Category Archives: daging merah

Kebanyakan Makan Daging Bisa Picu Sembelit?

Photo Source: Twitter.com/mpsteakpancake

DokterSehat.Com– Pasokan daging di dapur biasanya akan jauh lebih melimpah saat Hari Raya Idul Adha seperti sekarang ini. Kita pun bisa makan beraneka ragam olahan daging yang nikmat hingga benar-benar puas. Hanya saja, apakah benar jika kita berlebihan makan daging bisa menyebabkan datangnya sembelit? Begini faktanya.

Sembelit akibat kebanyakan makan daging

Di balik rasanya yang nikmat, daging memiliki kandungan lemak yang cenderung tinggi. Apalagi jika yang dikonsumsi adalah daging merah yang memang tersedia dalam jumlah yang sangat banyak saat Idul Adha.

Masalahnya adalah lemak ini cenderung membutuhkan waktu yang lebih lama untuk dicerna di dalam saluran pencernaan. Hal ini tentu akan membuat laju pencernaan juga ikut melambat dan akhirnya meningkatkan risiko terkena sembelit atau susah buang air besar.

Selain itu, karena ada banyak daging yang bisa dinikmati, kita cenderung mengurangi asupan serat dari sayuran atau buah-buahan. Padahal, jika sampai tubuh kekurangan asupan serat, maka masalah susah buang air besar akan lebih mudah muncul.

Melihat fakta ini, sebaiknya memang kita membatasi asupan daging agar tidak berlebihan di Hari Raya Idul Adha. Konsumsilah sewajarnya saja demi mencegah datangnya sembelit atau gangguan kesehatan lainnya.

Masalah kesehatan lain yang bisa muncul akibat kebanyakan makan daging

Selain bisa memicu datangnya sembelit, pakar kesehatan menyebut terlalu banyak makan daging juga bisa menyebabkan dampak kesehatan lainnya.

Berikut adalah dampak-dampak kesehatan tersebut.

  1. Bisa menyebabkan dehidrasi

Dehidrasi ternyata tak hanya bisa muncul akibat kebiasaan kurang minum, lho. Jika kita terlalu banyak mengonsumsi daging-dagingan, risiko terkena masalah kesehatan yang bisa mempengaruhi kondisi organ dan berbagai sistem di dalam tubuh ini juga meningkat.

Hal ini disebabkan oleh tingginya kandungan protein yang diterima tubuh dari daging yang dikonsumsi. Ginjal pun akan bekerja lebih berat demi mengolahnya dan membuangnya lewat urine. Hal inilah yang akhirnya mempengaruhi keseimbangan cairan tubuh dan memicu dehidrasi.

  1. Bisa menyebabkan masalah bau badan

Kebiasaan mengonsumsi

Read the rest

5 Mitos dan Fakta Terkait Daging Kurban

Photo Source: Flickr/dinesarasota

DokterSehat.Com– Hari Raya Idul Adha identik dengan penyembelihan hewan kurban. Daging kurban ini kemudian dibagi-bagikan ke kaum yang tidak mampu atau masyarakat sekitarnya. Meskipun bisa memberikan rasa bahagia karena membuat banyak orang bisa mengolah makanan dari bahan daging yang nikmat, sayangnya ada banyak sekali mitos yang terkait dengan daging kurban yang belum tentu bisa dipastikan kebenarannya.

Berbagai mitos yang terkait dengan daging kurban

Daripada khawatir dengan berlebihan atau melakukan cara-cara yang tidak tepat untuk mengolah daging kurban, sebaiknya kita mengenal beberapa mitos tentang daging kurban yang belum tentu benar.

Berikut adalah mitos-mitos tersebut.

  1. Daging kurban tidak perlu dicuci sebelum dimasak

Banyak orang yang percaya bahwa daging kurban, baik itu kambing, domba, sapi, kerbau, atau jenis daging lainnya tidak perlu dicuci sebelum dimasak atau disimpan di dalam kulkas. Mereka menganggap daging kurban yang harus melalui proses pencucian akan lebih rentan mengalami penurunan kualitas dan akhirnya membusuk.

Sayangnya, anggapan ini tidaklah benar. Pakar kesehatan menyebut daging kurban tetaplah harus dicuci, meskipun rupanya terlihat bersih dan higienis. Daging kurban berpotensi kotor karena ditempatkan di tempat yang tidak higienis saat proses penyembelihan. Jika tidak dicuci, dikhawatirkan daging akan memiliki kotoran, kuman, dan hal-hal lain yang kurang baik.

  1. Kuman pada daging kurban tidak berbahaya

Anggapan lain yang juga dipercaya oleh masyarakat terkait dengan daging kurban adalah kuman yang ada pada daging ini tidak perlu dikhawatirkan dengan berlebihan karena toh daging kurban akan dimasak dengan suhu yang tinggi. Biasanya, hal ini dilakukan oleh mereka yang percaya jika daging yang dicuci akan menjadi lebih keras saat dimasak.

Masalahnya adalah proses pencucian daging tidak hanya untuk menghilangkan kuman atau kotoran, melainkan juga membuang berbagai macam racun atau zat sisa yang bisa jadi tidak akan mengalami perubahan apapun meski sudah dimasak. Karena alasan inilah sebaiknya memang kita tetap mencuci daging kurban hingga bersih.

  1. Daging kambing

Read the rest