Category Archives: Comtusi

Comtusi: Manfaat, Dosis, Efek Samping

DokterSehat.Com – Comtusi obat apa? Comtusi adalah obat dengan kandungan kombinasi bahan aktif Oksomemazin dan Guaifenesin. Obat ini umumnya digunakan untuk mengatasi gejala batuk yang diakibatkan oleh alergi atau batuk berdahak.

Kenali lebih jauh tentang Comtusi mulai dari manfaat, dosis, efek samping, dan lainnya tentang Comtusi berikut ini.

Rangkuman Informasi Obat Comtusi

Nama Obat Comtusi
Kandungan Obat Oksomemazin, Guaifenesin
Kategori Obat resep
Manfaat Obat Meringankan batuk
Dikonsumsi oleh Dewasa dan anak-anak
Kontraindikasi Hipersensitif
Sediaan Obat Sirup dan Tablet

Kandungan dan Cara Kerja Obat Comtusi

Comtusi adalah obat dengan kandungan bahan aktif Oksomemazin dan Guaifenesin. Oksomemazin termasuk ke dalam golongan antihistamin. Obat ini bekerja memengaruhi senyawa histamin yang dihasilkan tubuh dan menyebabkan munculnya reaksi alergi.

Sedangkan Guaifenesin adalah obat ekspektoran yang digunakan untuk membantu meringankan dahak. Obat ini bekerja dengan cara mengencerkan dahak agar lebih mudah dikeluarkan dari saluran pernapasan.

Manfaat Comtusi

Manfaat obat Comtusi adalah untuk mengatasi gejala alergi berupa batuk berdahak. Penggunaan obat batuk Comtusi tidak efektif untuk mengatasi batuk kering karena obat ini bekerja dengan cara mengencerkan dahak.

Dosis Comtusi

Comtusi hadir dalam dua sediaan yaitu Comtusi Syrup dan Comtusi Forte yang berbentuk kapsul. Comtusi Syrup memiliki kandungan Oksomemazin 1,65 mg dan Guaifenesin 33,3 mg dalam setiap 5 ml atau satu sendok takar. Sedangkan Comtusi Forte memiliki kandungan Oksomemazin 3,34 mg dan Guaifenesin 66,66 mg dalam setiap kapsulnya.

Berikut adalah dosis Comtusi yang disarankan berdasarkan sediaannya:

1. Dosis Comtusi Syrup

  • Dewasa dan anak usia di atas 12 tahun atau berat badan di atas 40 kg: 2 sendok takar (10 ml), diberikan 4 kali sehari.
  • Anak usia 2-6 tahun atau BB 10-20 kg: 1 sendok takar (5 ml), diberikan 2-3 kali sehari.
  • Anak usia 6-10 tahun atau BB 20-30 kg: 2 sendok takar, diberikan 2-3 kali sehari.
  • Anak usia 10-12 tahun atau BB 30-40 kg: 2 sendok takar, diberikan
Read the rest