Bupropion: Manfaat, Dosis, Efek Samping, dll

By | September 12, 2019


DokterSehat.Com – Bupropion obat apa? Bupropion adalah obat antidepresan yang ditujukan bagi penderita gangguan mental seperti depresi,  Attention Deficit Hyperactivity (ADHD), dan juga bipolar. Tak hanya itu, obat Bupropion juga dapat digunakan untuk menghentikan ketergantungan terhadap rokok.

Ketahui lebih jauh mengenai obat Bupropion mulai dari manfaat, dosis, efek samping, dan lainnya berikut ini.

Rangkuman Informasi Obat Bupropion

Nama Obat Bupropion
Golongan obat Antidepresan
Kategori obat Obat resep
Manfaat obat Antidepresan untuk mengatasi gangguan mental seperti:

Untuk menghentikan ketergantungan terhadap rokok

Sediaan obat Tablet

 

Cara Kerja Obat Bupropion

Bupropion adalah obat antidepresan dengan mekanisme kerja sebagai inhibitor dari saraf norepinefrin dan dopamine. Obat ini memiliki efek minimal terhadap serotonin uptake. Hal inilah yang membuatnya mampu mengatasi depresi dan sejumlah gangguan mental lainnya seperti gangguan depresif mayor (major depressive disorder) dan gangguan afektif musiman (seasonal affective disorder).

Sementara untuk mengatasi kecanduan terhadap rokok, obat Bupropion mengandalkan dopaminergik dan noradrenergik.

Obat Bupropion akan langsung diserap oleh sistem pencernaan untuk kemudian terikat dengan protein plasma. Setelah itu, Bupropion akan mengalami metabolisme di dalam organ hati (liver) menjadi hidroksi bupropion melalui peran isoenzim CYP2B6.

Manfaat Obat Bupropion

Manfaat Bupropion adalah untuk mengatasi atau setidaknya mengurangi gejala gangguan mental seperti:

  • Depresi
  • Attention Deficit Hyperactivity (ADHD)
  • Gangguan bipolar

Depresi adalah kondisi di mana seseorang mengalami kesedihan yang teramat parah sampai-sampai ia kehilangan semangat hidup, termasuk enggan untuk melakukan aktivitas sehari-hari. Depresi disebabkan oleh banyak faktor mulai dari stres pekerjaan, berita duka, hingga urusan asmara.

Depresi bisa terjadi pada siapa saja, baik pria maupun wanita di segala usia. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), depresi adalah masalah mental yang paling umum di dunia. Setidaknya ada sekitar 350 juta masyarakat dunia yang mengalai depresi.

Sementara itu, Attention Deficit Hyperactivity (ADHD) adalah masalah mental pada anak yang ditandai dengan gejala-gejala seperti berperilaku hiperaktif dan impulsif. ADHD adalah penyakit yang penyebab pastinya belum diketahui, namun diduga faktor keturunan (genetik) menjadi pemicunya.

Gangguan mental lainnya yang bisa diredakan dengan mengonsumsi Bupropion adalah bipolar. Bipolar adalah kondisi di mana seseorang mengalami perubahan suasana hati yang ekstrem. Pengidap bipolar bisa satu ketika merasa senang, namun tiba-tiba merasa depresi.

Selain di atas, manfaat Bupropion juga untuk mengatasi ketergantungan seseorang terhadap rokok. Konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter apabila Anda hendak menggunakan obat Bupropion guna melepaskan diri dari rokok.

Kontraindikasi Obat Bupropion

Pada beberapa orang, penggunaan Bupropion mungkin tidak disarankan. Hal ini apabila seseorang mengalami kondisi seperti:

  • Kejang
  • Anoreksia
  • Ketergantungan alkohol
  • Epilepsi
  • Sirosis hepatik

Sampaikan kepada dokter apabila Anda mengalami kondisi-kondisi di atas. Dokter akan memberikan alternatif pengganti obat yang mungkin lebih aman.

Dosis Obat Bupropion

Bupropion adalah obat yang masuk ke dalam kategori obat resep. Oleh sebab itu, dosis Bupropion ditentukan oleh dokter setelah terlebih dahulu melakukan pemeriksaan terhadap pasien.

Namun sebagai gambaran umum, dosis Bupropion adalah sebagai berikut ini:

1. Dosis Bupropion untuk Mengatasi Depresi

Bupropion Hidroklorida:

  • Dosis awal 100 mg 2 x sehari
  • Dosis lanjutan 100 mg 3 x sehari
  • Dosis maksimal 450 mg sehari (maksimal 4 dosis). Masing-masing dosis tidak boleh melebihi 150 mg

Bupropion (Sustained-release):

  • Dosis awal 150 mg 1 x sehari
  • Dosis lanjutan 150 mg 2 x sehari
  • Dosis maksimal 200 mg 2 x sehari. Masing-masing dosis tidak boleh melebihi 100 mg

 

Bupropion (Extended-release):

  • Dosis awal 150 mg 1 x sehari
  • Dosis lanjutan 300 mg 1 x sehari
  • Dosis maksimal 450 mg 1 x sehari

Bupropion Hidrobromida:

  • Dosis awal 150 mg 1 x sehari
  • Dosis lanjutan 348 mg 1 x sehari
  • Dosis maksimal 522 mg 1 x sehari

2. Dosis Bupropion untuk Mengatasi Ketergantungan Rokok

Bupropion hidroklorida:

  • Dosis awal 150 mg 3 x sehari
  • Dosis lanjutan 150 mg 2 x sehari
  • Dosis maksimal 300 mg sehari

*Catatan: penggunaan obat Bupropion untuk jangka waktu minimal 7 minggu dan maksimal 12 minggu

Dosis Bupropion di atas hanyalah gambaran umum. Dosis obat yang sebenarnya mungkin berbeda tergantung dari aturan dokter dengan memerhatikan kondisi pasien. Pastikan untuk mematuhi dosis obat Bupropion yang telah diberikan oleh dokter.

Penggunaan Bupropion yang melebihi dosis (overdosis) berisiko menimbulkan gejala seperti:

  • Kejang
  • Mual dan muntah
  • Hilang kesadaran

Petunjuk Penggunaan Obat Bupropion

Berikut adalah petunjuk penggunaan obat Bupropion yang harus Anda perhatikan sebelum menggunakan obat ini:

  • Gunakan obat Bupropion sesuai dengan aturan dokter
  • Minumlah obat secara teratur, yakni di rentang waktu yang sama setiap harinya. Contoh, setiap 8 jam sekali (untuk dosis 3 kali sehari). Tentukan jadwal minum obat dan lakukan setiap hari secara konsisten. Anda juga bisa berkonsultasi pada dokter guna menemukan pola konsumsi obat yang tepat sesuai kondisi
  • Apabila lupa minum obat pada jadwal yang sudah ditentukan, segera minum ketika ingat (berlaku jika jarak dengan jadwal minum obat selanjutnya masih jauh, misalnya 4 jam lagi). Hindari minum obat melampaui dosis sebagai pengganti jadwal yang terlewat
  • Patuhi selalu saran dari dokter atau saran yang tertera pada kemasan obat
  • Imbangi konsumsi obat dengan minum air putih yang banyak

Petunjuk Penyimpanan Obat Bupropion

Obat Bupropion harus disimpan di tempat yang benar untuk agar kualitas obat tetap terjaga. Berikut adalah petunjuk penyimpanan Bupropion:

  • Simpan obat di tempat bersuhu 15 – 30 derajat celcius
  • Hindari menyimpan obat di tempat lembap
  • Hindari menyimpan obat di tempat yang terpapar sinar matahari langsung
  • Jauhkan dari jangkauan anak-anak
  • Segera buang obat apabila sudah memasuki masa kedaluwarsa

Efek Samping Obat Bupropion

Penggunaan Bupropion tak lepas dari sejumlah efek samping. Berikut ini sejumlah gejala efek samping obat Bupropion:

  • Kantuk
  • Sakit kepala
  • Sakit tenggorokan
  • Mulut kering
  • Penurunan gairah seksual
  • Penurunan nafsu makan
  • Konstipasi
  • Frekuensi buang air kecil (BAK) meningkat
  • Nyeri otot

Segera hentikan pemakaian obat apabila merasakan gejala-gejala di atas dan kunjungi dokter guna dilakukan tindakan medis lebih lanjut.

Interaksi Obat Bupropion

Penggunaan obat Bupropion bersamaan dengan sejumlah jenis obat-obatan lainnya akan menimbulkan interaksi obat. Obat-obatan yang dimaksud antara lain:

  • Antipsikotik
  • Kortikosteroid sistemik
  • Theophylline
  • Levodopa
  • Amantadine
  • Ritonavir
  • Lopinavir
  • Efavirenz
  • Venlafaxine
  • Fluoxetine
  • Anti-aritmia
  • Obat MAOI

Peringatan dan Perhatian Obat Bupropien

Peringatan! Sebelum menggunakan Bupropien, perhatikan juga hal-hal berikut ini:

  • Bupropien dapat menyebabkan kantuk. Jangan konsumsi obat ini apabila hendak berkendara
  • Jangan mengonsumsi Bupropien apabila Anda juga sedang mengonsumsi obat-obatan yang berinteraksi dengan obat ini
  • Jangan mengonsumsi Bupropien apabila Anda memiliki ketergantungan terhadap alkohol
  • Obat Bupropien masuk ke dalam kategori C untuk ibu hamil dan menyusui. Penggunaannya diperkenankan apabila tidak menimbulkan efek samping berarti
  • Penderita kejang, anoreksia, sirosis hepatik sebaiknya tidak mengonsumsi Bupropien
  • Hentikan penggunaan obat jika dirasa mengalami sejumlah efek samping seperti mual, muntah, kepala pusing, dan gejala efek samping lainnya sebagaimana telah disebutkan di atas
  • Beritahu dokter apabila Anda sedang mengonsumsi obat-obatan tertentu, memiliki alergi obat, atau memiliki riwayat suatu penyakit

 

Sumber:

  1. Bupropion. http://mims.com/indonesia/drug/info/bupropion/?type=brief&mtype=generic (Diakses pada 12 September 2019)
  2. Holland, K et al. 2018. Everything You Need to Know About Bipolar Disorder. https://www.healthline.com/health/bipolar-disorder (Diakses pada 12 September 2019)
  3. MacGill, M. 2017. What is depression and what can I do about it?
    https://www.medicalnewstoday.com/kc/depression-causes-symptoms-treatments-8933 (Diakses pada 12 September 2019)
  4. Sinha, S. 2018. Bupropion: Drug Uses, Dosage, Side Effects. https://www.drugs.com/bupropion.html#moreResources (Diakses pada 12 September 2019)
  5. Anonim. Attention Deficit Hyperactivity Disorder. https://www.nhs.uk/conditions/attention-deficit-hyperactivity-disorder-adhd/ (Diakses pada 12 September 2019)





Source link