Benarkah Kopi Bisa Merusak Pita Suara?

By | July 26, 2019


Photo Source: Twitter/kopiombak

DokterSehat.Com– Beberapa hari terakhir, ada kabar yang menyebut salah satu anggota band Rocket Rockers, Aska yang mengalami masalah pita suara. Ia menyebut masalah kesehatan ini disebabkan oleh kebiasaannya minum kopi setiap hari. Sebenarnya, apakah kopi memang bisa menyebabkan dampak kesehatan ini?

Dampak minum kopi bagi kondisi pita suara

Menurut keterangan Aska, masalah kesehatannya dipicu oleh kebiasaan minum kopi setiap hari. Maklum, Aska memiliki usaha kedai kopi. Hanya saja, setelah minum kopi, ia mengalami masalah asam lambung tinggi. Asam lambung tinggi inilah yang membuat pita suaranya rusak hingga membuatnya puasa bicara selama beberapa hari hingga kondisi pita suaranya pulih.

Pakar kesehatan menyebut bagi sebagian orang, kopi memang bisa menyebabkan kenaikan asam lambung. Jika kita sering mengalaminya, pita suara akan rentan mengalami kerusakan. Hanya saja, kopi tidak bisa dijadikan satu-satunya pemicu dari masalah ini.

Jika kita menerapkan pola makan yang buruk sehingga membuat asam lambung sering naik, dampaknya bagi pita suara juga akan sama saja. Selain itu, hobi mengonsumsi minuman beralkohol, merokok, dan mengonsumsi makanan atau minuman yang bisa menyebabkan masalah asam lambung seperti makanan pedas, makanan asam, makanan berminyak, dan minuman bersoda, risiko terkena asam lambung tinggi juga akan meningkat.

Meskipun begitu, pencinta kopi memang sebaiknya memperhatikan kebiasaannya karena jika dikonsumsi dengan berlebihan, risiko terkena kerusakan pita suara dan saluran pernapasan bagian bawah bisa semakin meningkat.

Dampak lain dari kebanyakan minum kopi

Selain risiko terkena masalah kerusakan pita suara, pakar kesehatan menyebut ada dampak kesehatan lain yang bisa terjadi jika kita sering minum kopi dalam jumlah yang berlebihan.

Berikut adalah dampak-dampak kesehatan tersebut.

  1. Bisa membuat tubuh menjadi lebih gelisah

Dampak pertama yang akan kita rasakan jika mengonsumsi kopi dengan berlebihan adalah tubuh yang menjadi lebih gelisah. Hal ini disebabkan oleh kemampuan kafein dalam membuat kita menjadi lebih waspada. Sayangnya, kewaspadaan ini bisa berimbas pada sensasi cemas, gugup, dan lebih gelisah.

Pakar kesehatan menyebut konsumsi kafein hingga 1.000 mg per hari bisa menyebabkan datangnya efek samping ini. Selain itu, kita juga bisa mengalami stres dan napas yang jauh lebih cepat. Kondisi ini tentu bisa membahayakan kesehatan.

  1. Bisa memicu susah tidur

Jika kita mengonsumsi kopi dengan berlebihan atau terlalu dekat dengan waktu tidur, maka tubuh akan kesulitan untuk bisa terlelap. Hal ini disebabkan oleh kemampuan kafein di dalam kopi yang membuat kita lebih waspada sehingga akhirnya tidak akan mudah mengantuk.

Pakar kesehatan menyebut kafein bisa membuat kita terjaga dalam waktu lima sampai sembilan jam. Karena alasan inilah sebaiknya memang kita tidak mengonsumsinya di sore atau malam hari demi mencegah masalah insomnia.

  1. Bisa memicu gangguan pencernaan

Kandungan kafein di dalam kopi ternyata juga bisa memicu gangguan pencernaan. Hal ini disebabkan oleh usus yang mengalami peningkatan gerakan peristaltik yang akhirnya membuat keinginan untuk buang air besar meningkat. Bahkan, dalam banyak kasus, hal ini juga bisa menyebabkan diare.

Bagi sebagian orang, kebiasaan mengonsumsi kopi juga bisa menyebabkan perut kembung atau asam lambung tinggi yang membuat sensasi tidak nyaman pada tubuh.

  1. Bisa memicu peningkatan tekanan darah

Kafein bisa mempengaruhi kondisi pembuluh darah dan akhirnya meningkatkan tekanan darah jika terlalu banyak dikonsumsi.

  1. Bisa membuat denyut jantung naik

Kafein bisa membuat denyut jantung naik dengan signifikan. Bagi mereka yang memiliki riwayat masalah jantung, hal ini tentu bisa berbahaya bagi kondisi kesehatannya.





Source link