Author Archives: jindoank

Tinggal di Provinsi Ini Bisa Bikin Panjang Umur

photo credit : pexels.com

DokterSehat.Com– Lokasi kita tinggal ternyata bisa mempengaruhi kondisi kesehatan dan kemungkinan untuk mendapatkan umur panjang. Jika kita tinggal di lingkungan yang kumuh, penuh dengan polusi atau bahan kimia berbahaya, serta bisa memicu stres, maka risiko untuk terkena penyakit kronis akan meningkat. Lantas, adakan tempat di Indonesia yang bisa membuat kita panjang umur?

Masyarakat Provinsi Bali cenderung memiliki umur panjang

Berdasarkan data yang didapatkan dari Indeks Pembangunan Kesehatan Masyarakat (IPKM) 2018 yang dikeluarkan oleh Badan Litbang Kesehatan dari Kemenkes RI pada Senin, 15 Juli 2019, dihasilkan fakta bahwa masyarakat dari Provinsi Bali cenderung memiliki usia yang lebih panjang dibandingkan dengan masyarakat provinsi lainnya.

Sebagai informasi, semakin tinggi nilai IPKM sebuah daerah, semakin tinggi harapan hidup masyarakat. Bali menjadi peraih nilai IPKM tertinggi di Indonesia, sementara Papua mendapatkan nilai IPKM paling rendah.

Nilai IPKM didapatkan dari 30 indikator yang dinilai oleh para peneliti. Sebagai contoh, penelitian ini memperhitungkan faktor penyakit menular, pelayanan kesehatan, kondisi lingkungan, penyakit tidak menular, perilaku kesehatan masyarakat, dan lain-lain.

Bali telah memiliki infrastruktur di bidang kesehatan yang cukup baik. Di sisi lingkungan, salah satu lokasi wisata paling indah di dunia ini juga termasuk sehat. Selain itu, cakupan imunisasinya juga tergolong tinggi. Khusus untuk sisi lingkungan, Bali memang cenderung masih berada dalam kondisi yang baik dan sehat, airnya cenderung terjaga kebersihannya, dan sanitasinya juga cukup baik.

Di sisi nasional, nilai IPKM Indonesia juga cenderung semakin meningkat. Pada tahun 2013 lalu, angkanya sekitar 0,5404. Pada tahun 2018, nilainya naik ke angka 0,6087. Hal ini berarti, kondisi kesehatan masyarakat Indonesia semakin meningkat.

Tips panjang umur

Pakar kesehatan menyebut ada beberapa hal yang bisa kita lakukan agar bisa tetap sehat dan panjang umur.

Berikut adalah berbagai cara untuk mendapatkannya.

  1. Menghindari makanan tidak sehat

Apa yang kita konsumsi berpengaruh besar pada kondisi kesehatan kita secara keseluruhan. Sebagai contoh,

Read the rest

7 Ciri-Ciri Penis Sehat (Bagaimana ‘Punya’ Anda?)

DokterSehat.Com – Banyak pria, mungkin termasuk Anda salah satunya, yang akhirnya sampai kepada satu pertanyaan berbunyi sebagai berikut: “apakah penis saya sehat?”. Ya, sebagai organ seksual dan alat reproduksi, penis adalah bagian tubuh yang mendapat perhatian khusus dari sang ‘empunya’. Hal ini oleh karena penis berkaitan dengan harga diri seorang pria. Lantas, seperti apa sih ciri-ciri penis sehat? Simak ulasannya berikut!

Ciri-Ciri Penis Sehat, Seperti Apakah?

Penis adalah organ tubuh yang memiliki peran vital. Bagaimana tidak? Penis berfungsi sebagai saluran kemih, dan yang paling penting, penis adalah organ reproduksi. Oleh sebab itu, para pria sudah selayaknya memerhatikan kesehatan penisnya agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Ada sejumlah tolak ukur untuk menggambarkan seperti apa penis sehat. Mau tahu apa saja ciri-ciri penis sehat? Ini dia informasinya.

1. Ukuran Penis

Ukuran penis kerap menjadi ‘momok’ tersendiri bagi para pria. Banyak pria yang tidak percaya diri dengan ukuran penisnya dan meyakini bahwa semakin besar penis, semakin ‘hebat’ pula performa mereka di atas ranjang. Hal inilah yang lantas membuat sejumlah pria rela melakukan berbagai cara guna memiliki ukuran penis yang besar, menurut mereka.

Faktanya, ukuran penis tidak selalu menjadi tolak ukur keperkasaan pria. Dari hasil survey, 85 persen wanita merasa puas-puas saja dengan ukuran penis pasangannya, Pasalnya, kepuasan dalam bercinta dipengaruhi oleh banyak faktor, tidak hanya sekedar ukuran penis.

Lagipula, selama penis Anda berukuran 5-10 cm saat ‘tidur’, dan 12-19 cm saat ereksi, hal ini tergolong wajar dan memang merupakan ukuran rata-rata penis orang dewasa, khususnya di Indonesia. Itu artinya, penis Anda memenuhi salah satu syarat penis sehat.

Manakala sedang berada di tempat dingin, kemudian Anda menemukan penis mengkerut, hal ini juga merupakan suatu kewajaran sehingga tidak perlu dikhawatirkan.

Akan tetapi, gaya hidup tidak sehat seperti merokok atau minum minuman beralkohol berpotensi menyebabkan penyusutan ukuran penis, sekitar 1-2 cm. Pasalnya, dua kegiatan tersebut

Read the rest

5 Cara Mengatasi Gatal Akibat Diabetes

DokterSehat.Com– Bagi kebanyakan orang, gatal-gatal adalah kondisi yang tidak perlu dikhawatirkan. Hal ini disebabkan oleh sensasi gatal yang akan hilang dengan sendirinya setelah digaruk atau dibiarkan begitu saja. Masalahnya adalah, bagi penderita diabetes, gatal-gatal bisa menjadi penyebab masalah kesehatan yang jauh lebih serius.

Diabetes bisa membuat sensasi gatal dan kulit kering

Diabetes tak hanya akan memicu kenaikan kadar gula darah dengan drastis. Dalam realitanya, ada banyak sekali sistem dan organ tubuh yang ikut terpengaruh akibat masalah kesehatan ini, termasuk kulit kita. Hal ini disebabkan oleh tingginya kadar gula darah yang akhirnya mengganggu kinerja sistem saraf yang akhirnya berimbas pada produksi sitokin dalam jumlah yang lebih banyak.

Sebagai informasi, jika sampai produksi hormon sitokin berlebihan, bisa memicu peradangan, termasuk pada kulit. Hal ini akan memicu sensasi gatal-gatal, kering, hingga pecah-pecah pada kulit. Bagi orang biasa, sensasi gatal atau kulit kering ini memang tidak akan menjadi masalah, namun bagi penderita diabetes, sensasi gatal dan kulit kering jika sampai digaruk atau tidak ditangani dengan baik bisa menyebabkan munculnya luka atau lecet-lecet yang berbahaya.

Masalahnya adalah tingginya kadar gula darah akan menurunkan fungsi sistem pemulihan luka. Meski lukanya terlihat kecil atau sepele, bisa jadi hal ini akan memicu infeksi yang kemudian berujung menjadi amputasi, komplikasi yang memang sering terjadi pada penderita diabetes.

Mengatasi gatal-gatal yang terjadi pada penderita diabetes

Pakar kesehatan menyarankan penderita diabetes untuk tidak sembarangan menggaruk kulit kering atau gatal-gatal demi mencegah munculnya luka dan infeksi. Mereka harus bisa menahan diri untuk tidak melakukannya dengan melakukan berbagai hal berikut ini.

  1. Melakukan latihan pernapasan

Penderita diabetes sangat disarankan untuk melakukan latihan pernapasan atau meditasi. Hal ini bisa membantu menurunkan stres yang bisa mempengaruhi kadar gula darah. Dengan menjaga kadar gula darah tetap normal, maka gejala gatal-gatal atau kulit kering bisa dicegah. Selain itu, hal ini juga bisa membantu mengatasi keinginan berlebih

Read the rest

Presbikusis: Penyebab, Gejala, Pengobatan – Dokter Sehat

DokterSehat.Com – Mengalami gangguan pendengaran adalah hal yang wajar dialami oleh seseorang yang sudah lanjut usia. Gangguan pendengaran terkait dengan penuaan ini disebut dengan presbikusis. Ketahui selengkapnya tentang apa itu presbikusis, penyebab presbikusis, gejala presbikusis, dan cara mengatasi penyakit presbikusis.

Apa Itu Presbikusis?

Presbikusis adalah hilangnya kemampuan pendengaran individu yang terjadi secara bertahap seiring dengan pertambahan usia. Gangguan pendengaran memang merupakan salah satu gangguan paling umum terkait penuaan.

Diperkirakan terdapat sekitar 30-35% orang dewasa berusia 65 tahun ke atas mengalami gangguan pendengaran. Sedangkan untuk usia di atas 75 tahun, yang mengalami gangguan pendengaran diperkirakan jumlahnya mencapai 40-50%.

Presbikusis paling umum terjadi akibat perubahan pada telinga bagian dalam yang diakibatkan oleh bertambahnya usia. Namun kondisi ini juga bisa dipicu oleh perubahan pada telinga bagian tengah atau perubahan kompleks sepanjang jalur saraf yang mengarah ke otak.

Kondisi ini biasanya terjadi pada kedua telinga secara merata. Gangguan pendengaran terkait presbikusis paling sering berupa gangguan pendengaran terhadap suara nada tinggi. Jadi seseorang dapat kesulitan mendengar suara nada tinggi yang jaraknya dekat, namun dapat mendengar suara dengan nada rendah yang jaraknya lebih jauh.

Gangguan pendengaran presbikusis terjadi secara bertahap dalam waktu yang lama, sehingga seseorang sering kali tidak menyadari dirinya mengalami gangguan pendengaran.

Penyebab Presbikusis

Terdapat beberapa penyebab gangguan pendengaran karena faktor usia. Berikut adalah kondisi paling umum yang dapat menyebabkan presbikusis:

  • Perubahan pada telinga bagian dalam.
  • Perubahan pada telinga bagian tengah.
  • Perubahan pada sepanjang jalur saraf ke otak.
  • Paparan terhadap suara keras secara terus-menerus seperti suara musik atau kebisingan di tempat kerja.
  • Kehilangan sel-sel rambut (reseptor sensorik pada telinga bagian dalam).
  • Faktor bawaan.
  • Kondisi medis seperti penyakit jantung atau diabetes.
  • Efek samping konsumsi obat-obatan seperti aspirin atau antibiotik tertentu.

Gejala Presbikusis

Presbikusis menyebabkan suara menjadi kurang jernih dan volume suara menjadi lebih rendah. Hal ini kemudian menyebabkan penderita menjadi kesulitan mendengar dan memahami pembicaraan.

Read the rest

12 Cara Mencegah Kanker Payudara yang Efektif

DokterSehat.Com– Kanker payudara adalah kanker yang paling sering terjadi pada wanita, dan merupakan penyebab utama kedua kematian akibat kanker pada wanita, setelah kanker paru-paru. Mengetahui bahaya dari penyakit ini, kaum perempuan patut mencari cara mencegah kanker payudara.

Kanker payudara memang sangat mengerikan. Penyakit ini bisa disebabkan oleh banyak faktor seperti keturunan, faktor lingkungan, dan pola hidup yang tidak sehat. Untuk mencegah kanker payudara, Anda harus rutin mengecek kondisi payudara Anda dengan merabadan dan memijatnya. Cara ini terbilang cukup efektif untuk mendeteksi pertumbuhan sel kanker payudara sebelum mencapai stadium lanjut. Anda juga bisa mencegah nya dengan kiat-kiat yang dijelaskan di bawah ini.

Cara Mencegah Kanker Payudara

Tidak hanya dengan memijat payudara saja, pencegahan kanker payudara bisa dilakukan dengan berbagai cara lainnya, seperti berikut ini:

1. Berolahraga minimal 30 menit sehari

Olahraga terbukti bermanfaat untuk kesehatan, maka sangat dianjurkan untuk berolahraga setiap hari minimal 30 menit sehari. Selain bisa membuat tubuh selalu bugar, olahraga juga dapat mengurangi risiko terkena berbagai penyakit kanker, salah satunya dapat mencegah kanker payudara.

Berkat olahraga, lemak tidak akan menumpuk dalam tubuh sehingga produksi hormon estrogen yang berlebih tidak terjadi. Seperti yang Anda ketahui bahwa sel kanker payudara yang terpapar oleh estrogen maka akan meningkatkan risiko terkena kanker payudara. Untuk itu, cobalah untuk berolahraga minimal 30 menit secara rutin setiap hari.

2. Berhenti merokok

Bagi Anda yang gemar merokok, mulai sekarang hentikan kebiasaan tersebut. Seperti yang selama ini kita ketahui bahwa rokok tidaklah baik untuk kesehatan.

Ada beragam jenis penyakit yang akan mengintai Anda jika masih sering merokok. Jenis penyakit tersebut salah satunya adalah kanker payudara. Sekalipun bagi mereka yang bukan perokok aliat perokok pasif, sebaiknya hindari asap rokok yang sering ditemui di lingkungan publik.

Bagi Anda perokok, cara mencegah kanker payudara yang tepat adalah berhenti menghisap rorok sama sekali dan hindari pula asap rokok.

3. Konsumsi

Read the rest