9 Manfaat Kulit Lemon yang Sangat Besar

By | August 22, 2019


photo credit: Pexels

DokterSehat.Com – Selama ini kita selalu memanfaatkan buah lemon dengan diambil air dari buahnya dengan cara diperas. Selain buah yang berisi air berasa asam, lemon juga bisa dimanfaatkan kulitnya. Kita bisa mengolah kulit lemon dengan baik dan menggunakannya untuk keperluan sehari-hari.

Manfaat kulit lemon untuk kesehatan

Kulit dari lemon atau jeruk-jerukan lain pada umumnya memiliki rasa yang sangat pahit. Itulah kenapa kulit tidak langsung dimakan begitu saja, tapi diolah dahulu. Mengolah kulit lemon untuk parutan halus atau zest atau jenis apa pun akan memberikan manfaat di bawah ini.

  1. Menjaga kesehatan mulut

Menggunakan kulit lemon yang dicampur air untuk berkumur-kumur bisa digunakan untuk mengatasi masalah pada mulut. Karang pada gigi hingga infeksi yang disebabkan oleh Streptococcus mutans bisa membuat mulut jadi bau dan kemungkinan besar gusi akan bengkak.

Dengan menggunakan kulit dari lemon, kita bisa mencegah terjadinya infeksi yang terjadi. Pertumbuhan dari bakteri yang ada di dalam mulut akan ditekan sehingga napas akan tetap segar setiap saat.  Oh ya, dosis tinggi dari ekstrak kulit lemon semakin efektif untuk mengatasi infeksi yang terjadi.

  1. Memiliki antioksidan yang tinggi

Kulit dari lemon mengandung cukup banyak antioksidan yang cukup tinggi kapasitasnya seperti D-limonene. Antioksidan ini akan membantu tubuh dalam mengatasi masalah dengan jantung dan juga masalah dengan diabetes tipe 2 yang sangat merugikan tubuh khususnya mereka yang sudah tua.

Karena kulit lemon memiliki rasa yang cukup pahit, konsumsi langsung akan sulit. Oleh karena itu kulit lemon harus diolah dahulu menjadi makanan seperti mungkin manisan atau jenis lainnya. Yang paling penting rasa pahitnya bisa diminimalkan sehingga masih bisa dikonsumsi seperti biasa.

  1. Memiliki kandungan anti mikroba dan jamur

Kandungan anti mikroba dan jamur di dalam kulit lemon sangat tinggi. Selain untuk mengatasi masalah di dalam mulut, zat ini juga bisa diaplikasikan ke kulit. Ekstrak dari kulit lemon ini bisa digunakan untuk mengatasi jamur di kulit yang menyebabkan infeksi dan juga iritasi.

Meski secara umum bisa digunakan untuk mengatasi infeksi, penelitian lanjutan belum pernah dilakukan. Jadi, Anda boleh menggunakannya, tapi kalau berhubungan dengan masalah serius lebih baik segera menghubungi dokter.

  1. Meningkatkan kesehatan jantung

Kesehatan jantung berhubungan erat dengan masalah peredaran darah, kolesterol, hingga obesitas. Dari studi yang dilakukan, antioksidan D-limonene yang terkandung di dalam kulit lemon bisa menstabilkan kolesterol dan juga mencegah terjadinya obesitas.

Pengonsumsian bisa dilakukan dengan cara menggunakan ekstrak atau dibuat parutan lalu dicampur dengan makanan. Oh ya, efek untuk jantung ini akan besar kalau mengonsumsi dalam konsentrasi tinggi.

  1. Bisa menaikkan sistem kekebalan

Salah satu kandungan dari lemon yang sangat besar adalah vitamin C. Kandungan itu juga terdapat pada kulitnya. Penggunaan ekstrak dari lemon bisa mencegah terjadinya pilek hingga 8% pada dewasa dan 14% pada anak. Selain dikonsumsi dalam bentuk ekstrak, Anda juga bisa menggunakannya dalam bentuk kering lalu diseduh dengan air.

  1. Kemungkinan mengandung komponen anti kanker

Komponen anti kanker di dalam kulit lemon tidak terlalu banyak. Namun, bisa digunakan untuk menurunkan risiko beberapa jenis kanker seperti kanker di sel darah putih dan juga kanker di sekitar perut. Secara umum ekstrak dari kulit lemon bisa digunakan untuk mencegah mutasi.

  1. Menghilangkan bau tidak sedap

Kulkas menyimpan berbagai jenis makanan mulai dari buah, sayur, hingga daging. Karena menyimpan banyak hal dalam satu tempat, kemungkinan terjadi percampuran aroma akan besar. Apalagi ada jenis sayuran atau olahan hewani yang mengeluarkan cairan. Kulkas akan sangat bau dan kemungkinan besar memicu pembusukan lebih cepat.

Kalau Anda tidak ingin memiliki kulkas yang cepat bau, ada baiknya untuk menggunakan kulit dari lemon. Bisa diiris tipis atau agak diparut untuk mengeluarkan aromanya. Letakkan di bagian dan atas atau bagian yang paling bau. Kalau tempat sampah Anda juga bau, bisa diletakkan di dasarnya juga.

  1. Mengatasi masalah batu empedu

Kulit lemon memiliki kandungan D-limonene. Dari penelitian yang dilakukan, zat aktif ini bisa menurunkan jumlah dari batu di empedu. Dari 200 orang yang diteliti, sekitar 48% yang diinjeksi dengan D-limonene memiliki penurunan jumlah batu empedu dan perlahan-lahan hilang seperti biasa.

Biasanya batu di empedu diatasi dengan cara dioperasi. Namun, karena tidak semua orang bisa melakukannya, alternatif yang bisa dilakukan adalah mengikis dan menghancurkan batu empedu itu agar tidak menyebabkan gangguan pada hati dan juga pencernaan.

  1. Pembersih kotoran

Memiliki dapur yang sangat kotor dan penuh dengan noda tentu bisa membuat Anda jadi jijik saat memasak di sana. Selain itu dapur yang kotor juga berpotensi mengundang cukup banyak bakteri dan kuman untuk mendekat. Kalau sampai patogen itu masuk ke makanan, kita semua yang akan mendapatkan masalah.

Gunakan kulit dari lemon yang direndam dengan air cuka. Setelah beberapa minggu direndam, angkat kulit lemonnya dan gunakan air hasil rendaman untuk membersihkan kotoran yang muncul agar bersih. Kandungan anti bakteri dalam kulit lemon akan ikut membasmi kuman yang menempel di mana-mana.

Inilah beberapa manfaat dari kulit lemon yang ternyata jarang sekali kita ketahui. Mulai saat ini kalau ingin menggunakan lemon, jangan langsung membuang kulitnya ya. Lebih baik diiris bagian luarnya dahulu lalu disimpan lalu bagian dalam bisa langsung diperas sesuai dengan selera. Nah, kira-kira dari beberapa manfaat di atas, adakah yang pernah Anda ketahui?

 





Source link