8 Gangguan Medis yang Membuat Tubuh Sering Lemas

By | August 28, 2019


DokterSehat.Com – Rasa lemas bisa muncul karena banyak hal seperti kurang tidur selama beberapa hari, kelelahan, hingga belum makan selama beberapa jam. Rasa lemas ini akan sirna setelah Anda beristirahat dan mengonsumsi makanan yang bergizi. Tubuh akan kembali segar karena telah beristirahat dengan baik dan mendapatkan asupan energi.

Pemicu lemas berlebihan dan susah diatasi

Lemas yang bisa diatasi dengan makan atau istirahat tidak akan mengganggu. Sebaliknya, kalau lemas yang Anda rasakan tidak kunjung sembuh setelah istirahat atau makan, bahkan terus muncul setiap hari, Anda patut waspada. Tanda-tanda seperti ini biasanya muncul kalau Anda menderita penyakit-penyakit di bawah ini.

  1. Diabetes

Badan lemas juga merupakan tanda Anda mengidap diabetes. Pasalnya saat gula darah terlalu tinggi atau terlalu rendah, tubuh akan lemas seketika. Selanjutnya kalau ada radang pada pembuluh darah, tubuh juga ikut lemas. Kalau Anda sering lemas tanpa sebab dan ada riwayat diabetes dari keluarga, segera cek gula darah atau periksa langsung ke dokter.

Tanda lain dari diabetes adalah Anda jadi mudah sekali mengantuk setelah makan lalu mendadak lemas. Kalau hal ini sering terjadi, segera periksakan diri ke dokter agar bisa segera mengetahui status kesehatan.

  1. Mengalami depresi

Depresi atau mungkin stres berlebihan menyebabkan gangguan fisik yang cukup besar. Apalagi saat sedang depresi, tubuh terus mengeluarkan hormon kortisol. Kalau Anda mengalami stres atau merasa tertekan, tubuh akan menjadi lebih lemas dan akhirnya malas melakukan apa pun.

Kalau Anda memiliki tanda depresi atau stres akut, ada baiknya untuk segera memeriksakan diri ke dokter. Meski stres dan depresi terlihat ringan, efeknya bisa sangat besar. Beberapa orang bahkan sampai tidak mau melanjutkan hidupnya karena sering dibayangi rasa bersalah setiap saat.

  1. Defisiensi vitamin B12

Defisiensi vitamin B12 menyebabkan masalah pada aliran darah yang ada di tubuh. Sel darah merah mengalami pembesaran secara abnormal sehingga fungsinya juga akan anjlok. Defisiensi vitamin B12 juga dibarengi dengan defisiensi folat akan semakin memperburuk keadaan dan tubuh jadi sangat lemas.

Cara terbaik untuk mengatasi masalah defisiensi ini adalah dengan mengonsumsi suplemen vitamin B12. Kalau Anda tidak suka mengonsumsi suplemen, bisa menggunakan bahan makanan seperti telur, yoghurt, dan hati baik dari ayam atau dari sapi. Semuanya bisa diolah untuk mengatasi defisiensi,

  1. Anemia

Anemia atau kurang darah adalah keadaan saat darah kekurangan kadar hemoglobin. Dampaknya, darah yang mengalir tidak membawa banyak oksigen ke seluruh tubuh. Saat tubuh tidak mendapatkan asupan oksigen, beberapa organ tubuh tidak bisa bekerja dengan baik dan akhirnya Anda merasakan lemas.

Anemia bisa diatasi dengan mengonsumsi suplemen penambah vitamin A yang ada di pasaran. Namun, kalau Anda ingin makan bahan yang segar, bisa mencari wortel atau buah dan sayuran lain yang memiliki warna merah dan oranye.

  1. Memiliki gangguan pada jantung

Kalau Anda mengalami gangguan pada jantung seperti lemah atau ada sumbatan yang menyebabkan fungsi dari organ ini terus anjlok, tubuh akan mengalami lemas setiap saat. Kondisi lemas ini bisa diatasi dengan minum obat untuk menguatkan jantung dan menerapkan gaya hidup sehat.

Gaya hidup sehat yang dimaksud di atas adalah melakukan olahraga secara rutin setiap hari atau minimal 150 menit dalam seminggu. Pola makan juga harus dijaga agar fungsi jantung bisa meningkat perlahan-lahan.

  1. Sleep Apnea

Sleep apnea adalah gangguan pernapasan yang terjadi saat tidur. Seseorang yang mengalami gangguan ini mengorok, susah napas, hingga henti napas mendadak dan membuatnya terbangun. Kalau Anda terus terbangun setiap malam, esok paginya akan kurang tidur dan akhirnya merasakan lemas.

Sleep apnea disebabkan oleh banyak hal dan bisa terjadi pada siapa saja. Salah satu penyebab utama dari sleep apnea adalah kegemukan. Saat seseorang mengalami obesitas, mereka akan mengalami penumpukan lemak di tubuh dan saat tidur, jalan napas bisa saja buntu atau terhimpit. Sleep apnea adalah versi parah dari mengorok.

  1. Hipotiroid

Tubuh akan menghasilkan hormon tiroid untuk mengatur banyak proses tubuh seperti pernapasan, detak jantung, suhu badan, metabolisme, dan berat badan. Kalau kelenjar yang dihasilkan ini menurun signifikan, fungsi organ tubuh akan sedikit menurun sehingga Anda kerap merasakan lemas dan lesu meski tidak melakukan aktivitas berat.

Hipotiroid menyebabkan metabolisme jadi lemah dan akhirnya kalori yang masuk ke dalam tubuh tidak dipakai dengan maksimal. Kalori yang tidak terpakai akhirnya disimpan lagi dalam bentuk lapisan lemak. Itulah kenapa orang dengan hipotiroidisme ini sering mengalami obesitas.

  1. Ada kanker di tubuh

Kanker adalah salah satu penyakit yang akan membuat tubuh jadi mudah sekali terasa lemas. Kanker memicu kondisi lemas karena energi yang dimiliki tubuh akan diserap dalam jumlah banyak. Energi ini akan digunakan oleh sel kanker untuk terus tumbuh dan menyebar ke mana-mana di laur organ yang dihinggapinya.

Semakin besar kanker yang terjadi dan stadiumnya semakin lanjut, gangguan lemas pada tubuh semakin parah. Oleh karena itu kalau Anda merasa sering lemas berlebihan lalu tubuh terasa aneh dan ada benjolan yang terasa sakit, bisa jadi ada kanker di tubuh. Segera periksakan diri ke dokter agar bisa segera mengatasinya.

Inilah beberapa penyakit atau kondisi medis tertentu yang bisa menyebabkan tubuh jadi sangat lemas dan susah diatasi. Kalau Anda merasa sering mengalami lemas berlebihan dan tidak bisa dikendalikan dengan baik, lebih baik untuk segera waspada. Segera periksakan diri ke dokter untuk mengetahui apa penyebabnya.

 





Source link