7 Makanan Sehat ini Bisa Memicu Sembelit

By | August 29, 2019


Photo Source: Flickr/sharontroy

DokterSehat.Com– Jika kita membicarakan tentang makanan sehat, maka biasanya yang akan langsung terpikirkan adalah makanan-makanan ini bisa memperlancar pencernaan dan bisa membuat perut terasa nyaman. Hanya saja, dalam beberapa kasus ada beberapa jenis makanan sehat yang justru bisa mempengaruhi kondisi perut, termasuk dalam hal memicu datangnya sembelit. Makanan-makanan apa sajakah yang bisa menyebabkan gejala ini?

Makanan sehat yang bisa menyebabkan sembelit

Mengingat sembelit bisa membuat perut terasa sangat tidak nyaman, pakar kesehatan menyarankan kita untuk lebih cermat dalam mengonsumsi makanan sehari-hari.

Berikut adalah makanan-makanan yang bisa menyebabkan dampak tersebut.

  1. Brokoli

Brokoli termasuk dalam sayuran yang digemari banyak orang karena memiliki bentuk yang unik dan rasa yang enak. Selain dijadikan campuran sup, dioseng, atau dijadikan jus, brokoli juga bisa dijadikan gorengan setelah diberi tambahan tepung. Sayangnya, pakar kesehatan menyebut konsumsi brokoli sebaiknya tidak dilakukan dengan sembarangan karena bisa membuat sembelit menjadi semakin parah.

Brokoli termasuk dalam sayuran dari keluarga kubis, kembang kol, serta asparagus. Sayuran-sayuran ini memiliki kandungan rafinosa, sejenis gula kompleks yang cenderung sulit untuk dicerna oleh tubuh. Selain itu, kandungan serat larutnya sangat tinggi sehingga bisa menyebabkan produksi gas di dalam perut meningkat. Hal inilah yang kemudian membuat kondisi perut menjadi semakin tidak nyaman.

  1. Bawang putih serta bawang Bombay

Di dalam bawang putih dan bawang Bombay terdapat kandungan karbohidrat rantai pendek bernama fodmap yang cenderung sulit untuk dicerna di dalam usus. Jika bawang putih dan bawang Bombay dikonsumsi dengan berlebihan, dikhawatirkan akan menyebabkan gangguan pencernaan seperti perut kembung, sakit perut, dan sembelit.

Hanya saja, dampak ini tidak selalu dirasakan semua orang karena setiap orang memiliki kondisi pencernaan yang berbeda-beda.

  1. Kale

Kale sebenarnya termasuk dalam sayuran yang tinggi kandungan serat, namun sayuran ini termasuk dalam keluarga kubis yang bisa menyebabkan sensasi kembung atau perut tidak nyaman jika dikonsumsi dengan sembarangan. Pakar kesehatan menyarankan kita untuk setidaknya mengukusnya atau mengombinasikannya dengan sayuran lain sehingga tidak akan menyebabkan dampak kesehatan yang serius.

  1. Beberapa jenis kacang-kacangan

Pakar kesehatan menyebut kacang-kacangan sebagai camilan yang menyediakan protein dan lemak sehat yang bisa memberikan manfaat kesehatan, namun jika kita sembarangan mengonsumsinya, khususnya saat sedang mengalami sembelit, bisa jadi akan membuat gangguan pencernaan menjadi semakin parah.

Melihat fakta ini, pakar kesehatan menyarankan kita untuk tidak berlebihan makan kacang saat sedang mengalami gangguan pencernaan.

  1. Kesemek

Masyarakat Indonesia belum begitu familiar dengan buah kesemek. Hanya saja, buah yang cukup populer di Asia Timur ini disebut-sebut tinggi kandungan tanin. Kandungan ini dianggap mampu menurunkan kontraksi pada usus. Tak hanya membuat laju pencernaan melambat, hal ini disebut-sebut bisa memicu sembelit. Karena alasan inilah konsumsi kesemek sebaiknya tidak berlebihan.

  1. Jagung

Jagung bisa dijadikan campuran sayuran, gorengan, hingga pengganti nasi. Masalahnya adalah butiran jagung ternyata termasuk dalam makanan yang sulit dicerna oleh usus. Jika kita mengonsumsinya dengan berlebihan, bisa jadi akan menyebabkan sensasi tidak nyaman pada perut.

Selain itu, kandungan selulosa atau serat tidak larut di dalam jagung juga cukup tinggi. Perut kita kesulitan untuk memecah kandungan ini dan akhirnya membuat risiko sembelit akan meningkat.

  1. Pisang hijau

Pisang hijau atau pisang yang masih mentah ternyata bisa membuat sembelit menjadi semakin parah. Bahkan, terbiasa mengonsumsinya bisa jadi akan memicu datangnya susah buang air besar. Pakar kesehatan lebih merekomendasikan konsumsi pisang matang yang lebih manis dan lebih bermanfaat bagi kondisi pencernaan kita.





Source link