7 Cara Memilih Daging Kambing yang Baik & Lezat

By | August 9, 2019


Ilustrasi daging kambing (needpix)

DokterSehat.Com – Hanya dalam hitungan beberapa hari lagi, umat muslim di seluruh dunia akan merayakan Hari Raya Idul Adha. Idul Adha atau ‘lebaran haji’ identik dengan tradisi kurban sapi, kambing, domba, dan unta. Nah, berbicara soal kambing, ada tips atau cara memilih bagian daging kambing yang baik sekaligus cara mengolahnya agar bisa benar-benar terasa nikmat di lidah. Apa saja itu?

Bagian Daging Kambing yang Paling Enak, Mana Saja?

Menyantap daging kambing saat Hari Raya Idul Adha menjadi momen yang paling ditunggu. Bagi orang Indonesia, daging kambing biasa diolah menjadi sejumlah jenis sajian kuliner khas. Sebut saja gulai kambing, sop kambing, tongseng kambing, hingga tentu saja yang paling umum yakni sate kambing.

Lantas, apa saja bagian daging kambing yang paling enak? Jika merujuk pada standar internasional, maka ada sejumlah bagian daging kambing yang dinilai paling enak untuk dikonsumsi. Bagian-bagian tersebut dikenal sebagai meat map.

Cara Memilih Daging Kambing yang Baik (Dan Cara Mengolahnya)

Nah, dari sejumlah bagian daging kambing yang direkomendasikan tersebut, berikut ini adalah tips atau cara memilih daging kambing yang paling baik dan enak beserta cara mengolahnya dengan benar agar nanti rasanya benar-benar terasa nikmat di lidah.

1. Has Luar (Sirloin)

Cara memilih daging kambing yang pertama ialah dengan pilihlah bagian has luar, atau biasa dikenal dengan nama sirloin. Daging ini memiliki tekstur yang cenderung empuk. Sirloin kambing juga cocok untuk Anda yang sedang mengurangi asupan lemak, namun tetap ingin mengonsumsi daging kambing. Pasalnya, sirloin ini memiliki lemak yang sedikit.

Untuk pengolahannya, cuci dan rebus daging sirloin di dalam air mendidih secara berulang sampai buih kotoran yang dihasilkan saat proses perebusan benar-benar menghilang. Hal ini guna menghilangkan bau ‘prengus’ yang sangat khas dari daging kambing.

Setelah itu, barulah salah satu bagian daging kambing yang paling enak ini bisa Anda masak dengan bumbu yang diinginkan. Sirloin kambing idealnya lebih nikmat jika diolah menjadi rending, sop, atau sate kambing.

2. Has Dalam (Tenderloin)

Selain has luar (sirloin), cara memilih bagian daging kambing yang baik dan enak yakni pilih bagian has dalam (tenderloin). Jika has luar atau sirloin saja sudah memiliki tekstur yang empuk, maka bagian daging kambing yang satu ini teksturnya lebih empuk lagi.

Has dalam (tenderloin) kambing cocok untuk Anda yang giginya tidak cukup kuat untuk mengunyah makanan keras. Cara mengolah tenderloin kambing pun sama, yakni dengan mencuci dan merebusnya terlebih dahulu sampai kotoran dan baunya hilang.

Kemudian, Anda bisa mengolahnya menjadi menu masakan sesuai yang diinginkan, seperti tongseng dan sate kambing.

3. Iga (Rib)

Bagian daging kambing yang paling enak selanjutnya adalah iga (rib). Sama seperti sirloin dan tenderloin, iga juga memiliki tekstur daging yang empuk. Iga kambing umumnya diolah menjadi menu masakan seperti sopi iga kambing dan iga bakar.

Sebelum mengolah iga kambing menjadi masakan, baiknya cuci dan rebus bagian daging kambing ini terlebih dahulu di dalam panci berisi air mendidih yang disertai bumbu rempah seperti kunyit, serai, hingga daun salam untuk menghilangkan bau ‘prengus’ dari daging kambing, pun menghilangkan lengket akibat lemak.

4. Kaki bagian Depan (foreshank)

Kaki depan (foreshank) juga menjadi bagian daging kambing yang paling enak untuk Anda konsumsi. Kaki depan memiliki tekstur yang tergolong keras. Ini karena sengkel depan banyak terdiri dari otot.

Untuk itu, Anda yang ingin mengonsumsi kaki depan disarankan untuk merebusnya dalam waktu yagn lumayan lama agar dagingnya melunak.

Kaki depan idealnya diolah menjadi menu masakan seperti sop, kari, semur, atau makanan berkuah lainnya.

5. Kaki bagian Belakang (shank)

Selain kaki bagian depan, kaki bagian belakang atau sengkel (shank) adalah bagian lainnya dari daging kambing yang bisa menggoyang lidah Anda.

Jika kaki bagian depan memiliki tekstur yang keras oleh karena banyak otot di area tersebut, maka sengkel ini memiliki tekstur daging yang lebih empuk. Pasalnya, bagian sengkel lebih banyak diisi oleh lemak ketimbang otot.

Anda bisa mengolah bagian daging kambing yang satu ini menjadi sejumlah jenis makanan, seperti daging kambing bakar atau sop kambing nan lezat.

6. Bahu (chateaubriand)

Bahu kambing terletak di punuk bagian atas. Bagian ini memiliki tekstur yang tergolong empuk sehingga cocok untuk diolah menjadi menu masakan seperti sate maupun steak.

Menariknya, bahu kambing atau chateaubriand ini memiliki harga jual yang lebih mahal ketimbang bagian daging kambing yang lainnya.

7. Panggul

Panggul kambing memiliki tekstur yang sedikit lebih empuk ketimbang sengkel. Bagian ini juga tidak memiliki aroma ‘prengus’ yang terlalu kuat. Pasalnya, panggul diisi oleh sedikit lemak.

Panggul kambing ini sangat cocok untuk diolah menjadi menu makanan seperti sate kambing, gulai, maupun sayur sop.

Selain mengetahui bagian-bagian dari kambing, beberapa cara memilih daging kambing yang baik yang perlu Anda perhatikan adalah:

  • Pilihlah daging kambing yang masih muda, yakni yang masih berusia di bawah 3 (tiga) bulan)
  • Pastikan warna daging kambing merah kecoklatan, dan lemaknya berwarna putih krem
  • Jangan mengonsumsi daging kambing yang berwarna gelap dan banyak darahnya

Itu dia informasi mengenai cara memilih daging kambing yang baik dan benar serta bagian kambing yang paling enak untuk dikonsumsi. Apapun pilihan menu olahan daging kambing yang nanti Anda santap saat Hari Raya Idul Adha, pastikan daging kambing dalam kondisi baik dan bersih agar tidak menimbulkan penyakit.

Pun, makanlah sewajarnya karena terlalu banyak makan daging kambing juga tidak baik bagi kesehatan tubuh, seperti berat badan naik dan kolesterol. Selamat menikmati!





Source link