6 Tips Olahraga bagi Penderita Hipertensi (Paling Aman)

6 Tips Olahraga bagi Penderita Hipertensi (Paling Aman)


DokterSehat.Com– Banyak penderita hipertensi atau tekanan darah tinggi yang takut untuk melakukan olahraga. Hal ini disebabkan oleh adanya kemungkinan tekanan darah akan naik saat melakukannya sehingga berpotensi memicu dampak yang lebih serius. Lantas, apakah tidak ada cara yang bisa mereka lakukan agar tetap bisa melakukan olahraga secara teratur agar tubuh bisa tetap sehat dan bugar?

Tips Olahraga bagi Penderita Hipertensi

Meski menderita hipertensi, bukan berarti kita tidak melakukan olahraga. Olahraga tak hanya akan membuat tubuh menjadi lebih bugar, melainkan juga bisa membuat sirkulasi darah lebih lancar dan mencegah komplikasi.

Berikut adalah beberapa cara yang bisa diperhatikan penderita hipertensi agar aman melakukan olahraga.

  1. Perhatikan pilihan olahraga yang kita lakukan

Pakar kesehatan menyarankan penderita hipertensi untuk memilih olahraga yang tepat untuk mereka lakukan. Sebagai contoh, mereka diminta untuk melakukan olahraga aerobik dengan intensitas yang sedang seperti berjalan kaki, bersepeda, dan berenang. Lakukan sekitar 30 menit saja setiap hari dengan frekuensi 3 hingga 5 kali dalam seminggu.

Olahraga seperti angkat beban atau push up juga bisa dijadikan pilihan, meskipun begitu, mereka sebaiknya berkonsultasi ke dokter terlebih dahulu sebelum melakukannya.

  1. Awali olahraga dengan santai

Ada baiknya saat berolahraga, kita tidak langsung melakukan aktivitas dengan intensitas lebih tinggi. Cobalah untuk memulainya dengan santai dan perlahan-lahan saja.

Sebagai contoh, jika kita ingin bersepeda, cobalah untuk melewati jalur yang datar saja, bukannya langsung yang berat seperti naik turun bukit. Selain itu, lakukanlah pemanasan agar tubuh bisa beradaptasi dengan aktivitas olahraga dan tidak akan memberikan dampak buruk bagi kondisi tekanan darah.

  1. Selalu cek kemajuan dari olahraga yang dilakukan

Selalu cek seperti apa kemajuan dari kondisi tubuh kita saat melakukan olahraga. Selain itu, pastikan untuk mengecek tekanan darah setelah melakukan olahraga.

Dengan melakukannya, kita akan mengetahui seperti apa dampak melakukan olahraga bagi kondisi kesehatan tubuh. Jika memang cocok, kita bisa meneruskan olahraga ini demi menjaga kondisi tekanan darah dan membuat badan lebih sehat.

Pakar kesehatan menyarankan kita untuk mengecek tekanan darah 1 jam sebelum berolahraga dan 1 jam setelah melakukannya.

  1. Jangan memaksakan diri jika badan mulai terasa tidak nyaman

Bagi orang normal, mengalami sensasi sesak napas atau kepala pusing saat berolahraga cukup wajar terjadi, khususnya jika kita jarang melakukannya, namun bagi penderita hipertensi, bisa jadi hal ini menandakan adanya masalah kesehatan.

Dalam realitanya, olahraga yang dilakukan terlalu berat bisa mempengaruhi tekanan darah dan kondisi tubuh. Karena alasan inilah penderita hipertensi sebaiknya menghentikan aktivitas olahraga jika mulai merasakan sensasi tidak nyaman pada tubuh.

Jika memang olahraga dirasa terlalu berat bagi kondisi tubuh, cobalah untuk menurunkan intensitasnya atau memilih olahraga lain yang jauh lebih aman bagi tekanan darah.

  1. Tidak berolahraga sendirian

Berolahraga bersama dengan teman atau saudara akan membuat penderita hipertensi bisa segera meminta pertolongan jika sampai mengalami masalah kesehatan tertentu. Penderita hipertensi juga bisa meminta pendampingan dari trainer pusat kebugaran demi mendapatkan tips olahraga yang aman.

  1. Jangan berlebihan

Meskipun baik bagi kesehatan, berolahraga hingga sampai kelelahan bisa memberikan dampak buruk bagi kondisi tekanan darah. Bisa jadi hal ini akan memicu lonjakan tekanan darah yang berbahaya. Sebagai contoh, ada baiknya kita tidak melakukannya hingga berjam-jam lamanya demi menjaga kondisi tekanan darah.

Dengan memperhtikan hal-hal ini, penderita hipertensi bisa melakukan olahraga dengan aman dan nyaman.





Source link

AKDSEO