5 Dampak yang Akan Muncul Jika Asam Urat Tidak Diobati

By | August 17, 2019


Photo Source: Flickr/sblackley

DokterSehat.Com– Meskipun gejala serangan dari penyakit asam urat bisa sangat menyiksa, dalam realitanya banyak penderita dari masalah kesehatan ini yang malas untuk rutin mengonsumsi obat yang diberikan oleh dokter. Padahal, keberadaan obat-obatan ini bisa menjaga kadar zat asam urat di dalam darah dan menurunkan risiko terkena serangan penyakit ini.

Berbagai dampak yang akan muncul jika penyakit asam urat tidak diobati

Sebagaimana disebutkan sebelumnya, pakar kesehatan menyarankan penderita asam urat untuk rutin mengonsumsi obat yang diberikan oleh dokter. Jika sampai mereka malas mengonsumsinya atau hanya meminumnya saat serangan asam urat tiba, akan menyebabkan dampak kesehatan yang lebih buruk.

Berikut adalah dampak-dampak kesehatan tersebut.

  1. Bisa memicu masalah batu ginjal

Jangan salah, batu ginjal ternyata tidak hanya dipicu oleh kebiasaan makan atau minum yang buruk lho. Hal ini ternyata juga terkait dengan masalah asam urat, apalagi jika penyakit ini tidak ditangani dengan baik dan penderitanya malas rutin mengonsumsi obat yang diberikan oleh dokter.

Hal ini disebabkan oleh kadar asam urat yang sangat tinggi bisa memicu pembentukan kristal pada ginjal. Masalahnya adalah terbentuknya kristal ini juga akan membuat kinerja ginjal semakin menurun dalam menjaga keseimbangan cairan tubuh dan membuang kelebihan zat asam urat di dalam tubuh. Hal ini berarti, tak hanya akan memicu batu ginjal, risiko terkena gagal ginjal akan meningkat.

  1. Bisa memicu penyakit jantung koroner

Jika sampai kadar asam urat terus meningkat dan tidak bisa dikendalikan, maka risiko untuk terkena penyakit jantung koroner ternyata bisa semakin meningkat. Hal ini disebabkan oleh terganggunya fungsi ginjal dan pembuluh darah akibat keberadaan zat asam urat yang sangat tinggi di dalam tubuh. Masalahnya adalah penyakit jantung koroner bisa meningkatkan risiko kematian dini.

  1. Bisa membuat sendi menjadi rusak

Bagain tubuh yang akan merasakan dampak paling buruk dari penyakit asam urat adalah persendian. Tak hanya akan menyebabkan sensasi nyeri, panas, atau pembengkakan, bisa jadi hal ini akan membuat persendian mengalami kerusakan.

Hal ini disebabkan oleh menumpuknya kristal asam urat pada persendian. Keberadaan kristal ini akan membuat persendian menjadi kaku dan akhirnya tidak bisa digerakkan. Persendian yang rusak tentu tidak akan lagi bisa digunakan dan hanya bisa dikembalikan dengan prosedur operasi.

  1. Bisa memicu asidosis metabolik

Asidosis metabolik adalah masalah kesehatan yang muncul saat ginjal sudah tidak lagi mampu membuat kelebihan zat asam urat di dalam tubuh. Kondisi ini ditandai dengan kadar asam urat di dalam darah yang jauh lebih tinggi dari batas aman, yakni 7 mg/dL.

Hal ini akan berimbas pada semakin menumpuknya kristal asam urat di dalam tubuh. Dampaknya tak hanya buruk bagi persendian dan ginjal, melainkan juga akan memicu gejala seperti kepala pusing, badan lemas, gangguan pernapasan, hingga hilangnya kesadaran.

  1. Menyebabkan munculnya tophi

Tophi atau yang juga dikenal dengan sebutan tophus bisa dikenali dengan munculnya benjolan pada kulit yang membesar. Normalnya, benjolan ini tidak akan terasa sakit, namun jika gejala serangan asam urat muncul, maka sensasi nyeri akan sangat terasa pada tophi ini.

Tophi bisa muncul di persendian jari-jari tangan atau kaki, pergelangan tangan atau kaki, hingga di bagian telinga. Jika kondisi ini dibiarkan, bisa menyebabkan kerusakan persendian yang tidak bisa disepelekan.

Selain dengan rutin minum obat, pakar kesehatan meminta penderita asam urat untuk mengubah gaya hidup menjadi lebih sehat demi mencegah serangan dan dampak lebih buruk dari masalah kesehatan ini.





Source link