3 Jenis Pelumas Kondom yang Bikin Seks Makin Hot!

By | July 29, 2019


DokterSehat.Com – Sebagian besar kondom yang ada di pasaran sudah menggunakan pelumas kondom bawaan. Kondom jenis ini bisanya menggunakan bahan sejenis spermisida yang akan mematikan sperma jika kantungnya bocor. Bahan nonoxynol-9 yang digunakan sebagai spermisida dikenal aman dan bisa digunakan kapan saja.

Sayangnya, tidak semua wanita tahan dengan bahan tambahan tersebut. Beberapa wanita dan sebagian pria bahkan mengalami alergi. Untuk mengatasi kondisi ini, pasangan seks disarankan untuk menggunakan pelicin kondom tang aman atau bahkan tanpa pelumas. Namun, ada baiknya anda mengenali beberapa jenis pelumas kondom yang aman bagi Anda.

Jenis Pelumas Kondom

Agar seks menggairahkan, pasangan seks dapat menggunakan beberapa jenis pelumas kondom seperti berikut ini:

1. Pelumas berbahan dasar air

Pelumas kondom dengan bahan dasar air tidak berbahaya untuk kesehatan. Pelumas ini juga mudah dicuci dengan air sehingga tidak akan mengering di dalam vagina. Bahan air pada pelumas juga tidak akan merusak kondom lateks. Kondisi ini akan membuat aktivitas seks menjadi aman dan kemungkinan terjadi kehamilan serta menghindari penularan penyakit.

Kelebihan: Tersedia secara luas, aman digunakan dengan kondom lateks, dan mudah dicuci dengan sabun dan air.

Kekurangan: Pelumas berbasis air cenderung menguap lebih cepat daripada jenis lain, sehingga penggunaan ulang sering diperlukan. Pelicin kondom jenis ini juga tidak bekerja jika Anda melakukan hubungan seks di dalam air (misalnya, di kamar mandi).

Selain itu banyak mengandung gliserin, yang dapat menyebabkan iritasi pada beberapa orang. Hal yang sama berlaku untuk paraben, sejenis pengawet yang ditemukan di banyak pelumas berbahan air. Paraben juga memiliki sifat seperti estrogen yang lemah, memicu kekhawatiran pengguna bahwa pelumas ini dapat meningkatkan risiko beberapa kanker, namun bukti tidak meyakinkan.

2. Pelumas berbahan dasar minyak

Pelumas kondom dari minyak yang bisa digunakan di antaranya baby oil, minyak kelapa murni, minyak zaitun, dan minyak lain yang terbuat dari bahan alami. Sayangnya, penggunaan bahan ini cukup terbatas dan tidak bisa sembarangan digunakan dengan kondom. Beberapa kondom yang tipis bahkan mudah rusak saat tergesek dengan pelumas minyak.

Kelebihan: Pelumas kondom yang satu ini mungkin menjadi pilihan yang tepat untuk wanita yang sensitif terhadap aditif dan pengawet tertentu yang sering ditrmui dalam pelumas berbasis air atau silikon. Pelumas berbahan minyak ini juga membuat seks lebih mudah di dalam air, sebagai pelembap alami, dan tahan lebih lama dari jenis pelicin kondom lainnya.

Kekurangan: Pelumas berbahan minyak tidak dapat digunakan pada kondom lateks, karena minyak merusak lateks. Pelumas ini lebih baik digunakan pada kondom poliuretan.

Minyak tertentu seperti baby oil dan petroleum jelly dapat meningkatkan risiko infeksi saluran kemih atau vagina, meskipun sebagian besar wanita tidak mengalami masalah ini. Minyak juga dapat menodai seprai, jadi sebaiknya gunakan handuk dibawahnya sebelum menggunakan pelumas ini.

3. Pelumas berbahan dasar silikon

Pelumas dengan bahan silikon cukup tahan lama saat digunakan. Anda bisa merasakan sensasi licinnya lebih lama. Sayangnya, ketahanannya ini membuat wanita sering susah membersihkan pelumas dari vagina. Bahan silikon tahan dengan air sehingga wanita sering harus membersihkan area vagina agar sisa cairan pelumas bisa dikeluarkan dan tidak mengering di dalam.

Kelebihan: Pelumas kondom berbahan silikon adalah paling licin, yang cocok untuk berhubungan intim non-vagina. Pelicin kondom jenis ini tidak akan merusak kondom lateks, karena dapat berfungsi baik di air, dan tidak mudah menguap seperti pelumas berbahan berbahan air. Banyak juga yang bebas dari glikol dan gliserin yang berpotensi mengiritasi kulit, jadi periksa label untuk memastikan keamanannya.

Kekurangan: Selain tahan air dan meninggalkan bekas residu lengket meski sudah dicuci, pelumas ini dapat merusak mainan seks silikon (pelumas cenderung mengeras pada mainan).

Manfaat Pelumas Kondom

Berdasarkan studi oleh Pusat Kesehatan Seksual Universitas Indiana, penggunaan pelicin kondom memberikan manfaat bagi kenikmatan saat berhubungan seks:

1. Seks lebih mudah

Menggunakan pelumas kondom membuat seks 50% lebih mudah, baik untuk wanita dan pria untuk mencapai orgasme. Mengingat bahwa wanita hanya mencapai orgasme sekitar 62% ketika melakukan hubungan seks penetratif dengan pasangan.

2. Mengurangi rasa sakit

Pelumasan pada kondom yang tepat juga bisa menghilangkan rasa sakit atau ketidaknyamanan yang Anda rasakan saat berhubungan seks.

3. Mudah mencapai orgasme

Membantu Anda mempertahankan ritme yang cukup mantap sehingga Anda bisa lebih mudah mendapatkan orgasme.

4. Penetrasi bisa bervariasi

Debra Macleod, penulis Lube Jobs: The Women’s Guide To Great Maintenance Sex, mengatakan, “Ketika Anda basah (menggunakan pelumas), ia (kondom) dapat mendorong terus menerus, dan lebih mudah baginya untuk memvariasikan kecepatan (penetrasi). Stimulasi ekstra itu akan membantu membangun ketegangan seksual dan membuat Anda mencapai klimaks.”

Cara Memilih & Cara Menggunakan Pelumas Kondom

Sebelum menggunakan pelumas kondom, alangkah baiknya Anda mengetahui cara memilih pelumas dan cara menggunakannya, seperti berikut ini:

  1. Ada tiga jenis utama pelumas: air, silikon dan minyak. Pelumas berbahan dasar air lebih baik karena lebih mudah dibersihkan dan lebih kecil kemungkinannya menyebabkan iritasi. Pelumas yang berbasis silikon memberikan kelembapan ekstra, tetapi keduanya juga dapat mengikis kondom, yang menyebabkannya sobek.
  2. Ada banyak variasi yang bisa dipilih: pelumas yang hangat, pelumas yang dapat dibekukan, pelumas organik, dan bahkan pelumas vegan. Pilihlah salah satu yang Anda sukai dan cobalah setetes di lengan Anda terlebih dahulu.
  3. Mulailah menggunakan sedikit pelumas pada pasangan Anda selama foreplay, dan minta si dia untuk melakukan hal yang sama kepada Anda. Kelebihan lainnya adalah Anda dapat menggunakannya di mana saja di tubuh Anda.
  4. Jika melakukan hubungan seks penetratif atau menggunakan dildo, gunakan beberapa tetes pelumas di tangan Anda, kemudian lumasi mulai dari ujung penis, hingga ke pangkal dengan menggosoknya ke bawah secara perlahan.
  5. Berhati-hatilah, jangan menggunakan pelicin kondom terlalu banyak karena bisa menghilangkan gesekan yang perlu Anda lakukan untuk berhubungan seks (jumlah yang digunakan tidak boleh lebih besar dari ukuran koin).

Pelumas yang Tidak Boleh Untuk Kondom Lateks

Jangan menggunakan produk yang dibuat dengan minyak sebagai pelumas untuk kondom lateks. Mereka dapat merusak lateks.

Bahan yang tidak boleh digunakan meliputi:

  1. Minyak apapun (minyak memasak, bayi, kelapa, mineral) atau produk yang dibuat dengan minyak
  2. Petroleum jelly
  3. Lotion
  4. Krim dingin
  5. Mentega
  6. Mentega kakao
  7. Margarin

_

Nah, itulah tiga jenis pelumas kondom yang aman hingga cara menggunakan pelumas untuk meningkatkan kenikmatan saat bercinta. Semoga bisa Anda gunakan sebagai rujukan ya, Teman Sehat!





Source link