15 Ciri-Ciri Dehidrasi yang Perlu Anda Kenali

By | August 20, 2019


Doktersehat.com – Air adalah kebutuhan dasar yang sangat penting bagi kehidupan. Tubuh manusia pada dasarnya terdiri dari 70% air, yang diperlukan untuk banyak proses pada tubuh. Tanpa asupan air yang cukup tubuh akan menimbulkan ciri-ciri dehidrasi, salah satunya tubuh akan terasa lesu dan tak bergairah. Jdi, sebenarnya apa itu dehidrasi?

Apa Itu Dehidrasi?

Ciri-Ciri Dehidrasi pada Anak dan Dewasa

Tanda dan gejala dehidrasi terkadang sulit dibedakan dengan gejala penyakit lainnya. Agar bisa membedakannya, berikut tanda-tanda dehidrasi yang bisa Anda kenali:

1. Haus & lapar

Haus adalah tanda paling mudah dikenali dan biasanya awal dari dehidrasi. Mulut dan tenggorokan akan terasa kering, dan lidah sedikit membengkak. Tetapi perlu diingat juga bahwa sebagian obat-obatan juga menyebabkan mulut kering. Jadi jika Anda mengalami gejala dehidrasi ini, mungkin bisa saja hanya efek samping dari obat, bukan dehidrasi sebenarnya.

Selain haus, lapar juga termasuk ciri-ciri dehidrasi. Sebuah pantauan medis menemukan bahwa orang dewasa yang mengalami dehidrasi biasanya memiliki penambahan berat badan. Namun masih diperlukan lebih banyak penelitian tentang hubungan antara dehidrasi dan rasa lapar.

Minum banyak air dapat membantu mengurangi keingunan Anda untuk makan. Orang dewasa yang memiliki berat badan berlebih juga membutuhkan lebih banyak air agar tetap terhidrasi, pemenuhan cairan tubuh.

Rasa lapar terus-menerus adalah tanda lain dari kurang minum air. Sebelum makan, disarankan terlebih dulu untuk meminum segelas air. Jika rasa lapar berkurang, itu artinya hanya haus.

2. Jarang buang air kecil

Begitu tubuh mengalami kekurangan cairan, ginjal akan menghemat air dan otomatis menghentikan produksi air kencing atau urine, agar jaringan tubuh lain tak kekurangan cairan. Kondisi ini yang menimbulkan gejala dehidrasi, yakni jarang buang air kecil.

3. Warna urine

Anda dapat mengenali ciri-ciri dehidrasi dengan melihat warna urine ketika buang air kecil. Urine yang berwarna kuning, kuning pekat, keruh, cokelat gelap, berarti Anda mungkin mengalami dehidrasi ringan hingga parah. Segeralah minum air lebih banyak untuk menghidrasi tubuh.

Sementara untuk mengenali bahwa Anda tidak dehidrasi, warna urine akan tampak terlihat jernih.

4. Kulit kering

Dehidrasi menyebabkan kulit menjadi kering atau tidak elastis. Untuk mengeceknya, coba cubit kulit punggung tangan. Jika kulit lama kembali dan terlihat kering, mungkin itu gejala dehidrasi.

Kulit akan kehilangan cairan karena berkeringat ketika tubuh panas akibat terpapar matahari atau karena aktivitas. Tubuh juga akan kehilangan kelembapan ketika dalam cuaca dingin karena udaranya lebih kering. Periksalah kulit Anda, apakah muncul tanda-tanda dehidrasi seperti kemerahan pada kulit, bibir pecah-pecah, kulit kasar, dan kulit dingin.

5. Suasana hati tidak stabil

Sebuah penelitian pada pria dan wanita menemukan bahwa dehidrasi membuat seseorang merasa cemas, tegang, atau tertekan. Orang dewasa melaporkan mengalami perubahan suasana hati.

Dehidrasi juga membuat tugas-tugas dalam pekerjaan tampak lebih sulit. Perubahan suasana hati, seperti kebingungan atau mudah marah, adalah tanda-tanda dehidrasi serius.

6. Bau mulut

Kekurangan cairan membuat mulut dan lidah Anda terasa kering atau lengket. Kondisi inilah yang menyebabkan bau mulut.

Tubuh membutuhkan banyak air untuk memproduksi saliva atau air liur. Bila mulut kering, akan lebih banyak bakteri tumbuh di mulut. Sebagai solusinya tentu perbanyak minum air dan menyikat gigi yang dapat membantu menghilangkan bakteri penyebab bau mulut.

7. Mual dan muntah

Dehidrasi dapat menyebabkan mual dan pusing. Sementara mual dapat menyebabkan muntah, yang membuat Anda kehilangan lebih banyak cairan.

Tanda dehidrasi ini juga dapat dikaitkan dengan tekanan darah rendah (hipotensi) yang disebabkan oleh kekurangan cairan.

8. Kelelahan

Penelitian secara medis menunjukkan bahwa dehidrasi dapat membuat tubuh merasa lelah bahkan ketika sedang beristirahat.

Para pria dalam penelitian tentang dehidrasi melaporkan bahwa mereka merasa lelah, lesu, dan lemah. Ciri-ciri dehidrasi ini mungkin karena tekanan darah rendah yang disebabkan dehidrasi.

Bila memenuhi cairan dalam tubuh dengan baik, Anda akan membantu meningkatkan energi dalam tubuh.

9. Mengantuk

Tubuh lesu dan mengantuk bisa jadi salah tanda-tanda dehidrasi. Kondisi ini merupakan cara tubuh melambat untuk menghemat cairan. Disarankan untuk minum air dingin secara perlahan untuk mengembalikan kesegaran tubuh.

10. Pusing dan berkunang-kunang

Kekurangan cairan juga menimbulkan kepala terasa pusing, berkunang-kunang saat berdiri dari kursi, tubuh terasa, dan ngantuk. Cara mengatasi gejala dehidrasi ini sangat mudah, minumlah air putih hangat sebanyak-banyaknya.

Dehidrasi ringan juga mungkin membuat sakit kepala. Berdasarkan penelitian, bahwa wanita yang hanya mengalami dehidrasi sekitar 1,36 persen, dpaat memicu sakit kepala.

Nyeri akibat sakit kepala mungkin terkait dengan tekanan darah rendah akibat kehilangan cairan dalam tiubuh. Mengganti cairan tubuh yang hilang adalah solusi untuk membantu meningkatkan tekanan darah dan meredakan gejalanya.

11. Pingsan

Dehidrasi yang tergolong parah dapat menyebabkan penderitanya pingsan. Orang yang dehidrasi mungkin merasa pusing atau pingsan ketika berdiri tiba-tiba setelah duduk atau berbaring lama.

Ciri-ciri dehidrasi tersebut dapat terjadi ketika dehidrasi menurunkan jumlah darah dan tekanan darah.

12. Sembelit dan tak berkeringat

Sembelit juga bisa jadi tanda dehidrasi, juga dengan tubuh yang tak berkeringat meskipun cuaca panas.

Kekurangan cairan dalam tubuh dapat menyebabkan atau memperburuk sembelit. Feses akan tampak kering atau seperti gumpalan kecil.

Air dibutuhkan untuk membantu mencerna makanan dan membantu melancarkan kotoran di sepanjang saluran pencernaan. Jadi, minumlah banyak air agar buang air besar (BAB) lancar dan tetap teratur.

13. Detak jantung meningkat

Salah satu tanda dehidrasi yang menakutkan adalah jantung berdetak cepat dan berdebar. Biasanya orang dewasa memerlukan antara sekitar dua liter air atau lebih setiap hari tergantung dari aktivitas, berat badan, tinggi badan, dan gaya hidup.

Sementara detak jantung yang cepat dan pernapasan cepat mungkin merupakan tanda dehidrasi parah.

Kehilangan cairan dalam tubuh menyebabkan bberkurangnya jumlah darah, yang membuat jantung bekerja lebih keras untuk memindahkan darah ke seluruh tubuh.

Minumlah banyak air meningkatkan jumlah darah dan mengembalikan detak jantung menjadi normal.

14. Nyeri

Penelitian medis menemukan bahwa dehidrasi menyebabkan otak lebih sensitif terhadap rasa sakit. Para pria dalam penelitian ini menunjukkan bahwa lebih banyak rasa sakit di otak ketika mengalami dehidrasi daripada ketika mereka minum banyak air.

15. Tekanan darah

Sekitar 55 persen darah dalam tubuh adalah cairan. Nah, akibat kehilangan air akan menurunkan jumlah darah dan memengaruhi tekanan darah.

The American Heart Association yang dikutip dari Healthline, mencantumkan dehidrasi sebagai penyebab tekanan darah rendah. Air minum membantu menyeimbangkan tekanan darah.

Itu dia tanda-tanda dehidrasi yang bisa Anda kenali sebagai pencegahan dari dehidrasi. Bila gejala dehidrasi tergolong parah, segera periksakan ke dokter untuk mendapatkan diagnosis yang tepat ya, Teman Sehat!

 

Sumber:

  1. Definition, Causes & Symptoms (https://study.com/academy/lesson/what-is-dehydration-definition-causes-symptoms.html, diakses 20 Agustus 2019)
  2. Diseases & Conditions. Dehydration (https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/dehydration/symptoms-causes/syc-20354086, diakses 20 Agustus 2019)
  3. How Can You Tell If You’re Dehydrated? (https://www.healthline.com/health/how-to-tell-if-youre-dehydrated#14-symptoms, diakses 20 Agustus 2019





Source link