11 Penyebab Tumor Otak yang Harus Diwaspadai!

By | November 8, 2019


DokterSehat.Com – Tumor otak terjadi karena adanya perubahan DNA di dalam sel otak, namun penyebab tumor otak yang paling utama tidak dapat dipastikan sepenuhnya. Penelitian mengungkapkan terdapat beberapa faktor risiko yang dapat memicu penyebab tumor otak pada seseorang. Ketahui apa itu tumor otak, penyebab, faktor risiko, dll.

Apa Itu Tumor Otak?

Tumor otak adalah sekumpulan sel-sel abnormal yang terdapat di otak Anda karena perubahan DNA, sehingga mengganggu fungsi sel-sel tersebut dan menyebabkan kerusakan otak. Tumor otak dapat bersifat jinak atau ganas, namun keduanya berpotensi tumbuh dan menyebabkan tekanan di tengkorak yang mengancam jiwa.

Terdapat dua jenis tumor otak, yaitu:

  • Tumor Otak Primer: Tumor yang berasal dari otak Anda, umumnya bersifat non-kanker atau tumor jinak.
  • Tumor Otak Sekunder: Disebut juga tumor otak metastasis yaitu sel kanker dari organ tubuh lain seperti payudara atau paru paru yang menyebar ke otak.

Pertumbuhan tumor otak tergantung pada berbagai faktor seperti lokasi tumor otak dan pengaruhnya pada sistem saraf Anda. Cara mengobati tumor otak juga bergantung pada jenis tumor otak apa yang Anda derita, ukuran, stadium, dan kondisi tubuh Anda.

Penyebab Tumor Otak

Penyebab tumor otak tidak dapat dipastikan, namun terdapat beberapa faktor risiko yang dapat memicu terjadinya tumor otak pada seseorang, seperti faktor usia, DNA, riwayat keluarga, paparan radiasi, bahan kimia, gaya hidup, dll.

Berikut ini adalah faktor risiko tumor otak yang berpotensi menjadi penyebab tumor otak, yaitu:

  1. Riwayat Keluarga

Berdasarkan penelitian, 1-5% penyebab tumor otak yang terjadi adalah karena sindrom genetik. Anda memiliki faktor risiko tumor otak pada sistem saraf lebih besar apabila Anda memiliki anggota keluarga yang memiliki riwayat tumor otak, termasuk orang tua, anak, atau saudara.

Beberapa faktor risiko tumor otak ini berhubungan dengan beberapa sindrom turunan lainnya. Anda memiliki risiko tumor otak lebih tinggi apabila Anda memiliki salah satu sindrom langka berikut ini:

  • Neurofibromatosis (NF) tipe 1 dan tipe 2: Kelainan genetik yang menyebabkan tumor di otak, saraf, dan sumsum tulang belakang
  • Tuberous sclerosis (TSC): Penyakit genetik yang jarang, menyebabkan tumor non-kanker di otak dan bagian tubuh vital lainnya
  • Li-Fraumeni Syndrome: Penyakit keturunan yang meningkatkan faktor risiko beberapa jenis kanker
  • Von hippel-lindau Syndrome (vhl): Penyakit langka yang menyebabkan tumor dan kista
  • Turner Syndrome: Kelainan genetik dimana perempuan lahir hanya dengan satu kromosom X yang menyebabkan adanya gangguan kesuburan
  • Turcot Syndrome: Penyakit keturunan langka yang menyebabkan pertumbuhan jaringan abnormal dan tumor di otak
  • Gorlin Syndrom: Kondisi yang meningkatkan faktor risiko tumor dan kanker

Bila terdapat anggota keluarga Anda yang memiliki riwayat tumor otak, sebaiknya hubungi dokter untuk melakukan konselor genetik, yaitu konsultasi untuk mempelajari faktor risiko penyakit apa saja yang dapat dialami karena pengaruh genetika.

  1. Cedera Kepala

Penyebab tumor otak dari beberapa kasus terjadi karena cedera kepala serius. Penelitian mengungkapkan bahwa ada kaitannya antara trauma di kepala dengan meningioma atau tumor yang terjadi di meninges.

Dalam sebuah studi kelompok yang dilakukan terhadap 228.055 penduduk Denmark yang dirawat di rumah sakit karena cedera kepala dan dikaji selama rata-rata delapan tahun, ada peningkatan risiko tumor otak hemangioblastoma (tumor otak jinak) dan hemangioma (tumor non-kanker dari sekumpulan pembuluh darah).

  1. Radiasi

Faktor risiko tumor otak selanjutnya adalah dampak radiasi yaitu radiasi pengion. Anda dapat terpapar radiasi pengion melalui terapi kanker radiasi tinggi, paparan X-ray, radiasi dari pembangkit listrik tenaga nuklir, dan radiasi nuklir. Paparan radiasi sudah terbukti meningkatkan faktor risiko penyebab tumor otak.

Baca Juga: Tumor Otak: Penyebab, Gejala, Diagnosis, Pengobatan dan Pencegahan

  1. Gelombang Elektromagnetik

Beberapa penelitian sedang mengevaluasi kaitan medan elektromagnetik dengan peningkatan risiko tumor otak. Medan elektromagnetik seperti saluran listrik dan penggunaan ponsel tidak berpengaruh pada peningkatan faktor risiko tumor otak pada orang dewasa, namun mungkin berpengaruh pada anak-anak.

Walaupun demikian, Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyarankan untuk membatasi penggunaan ponsel serta menganjurkan menggunakan headset hands-free untuk orang dewasa dan anak-anak. Sementara penelitian tentang hubungan medan elektromagnetik dan risiko kanker masih terus dikembangkan.

  1. Paparan Zat Kimia

Terdapat orang-orang yang mungkin bekerja di lingkungan kerja yang menggunakan bahan kimia berbahaya. Beberapa paparan zat kimia berbahaya dapat menjadi penyebab tumor otak seperti, pestisida, vinil klorida, karet, produk minyak dan pelarut tertentu.

Institut Nasional untuk Keselamatan Kerja dan Sumber Kesehatan pun sudah membuat daftar berbagai bahan kimia berbahaya penyebab kanker. Apabila Anda menggunakan salah satu atau berbagai bahan kimia tersebut, harap ikuti petunjuk penggunaan dan perhatikan keselamatan kerja Anda.

  1. Paparan Senyawa N-nitroso

Berdasarkan penelitian yang masih dikembangkan, senyawa N-nitroso yang terkandung dalam suplementasi vitamin dapat meningkatkan faktor risiko tumor otak. Senyawa N-nitroso juga ditemukan di daging yang diawetkan, rokok, dan beberapa produk kosmetik.

Baca Juga: Kanker Otak – Tumor Otak yang Tidak Bisa Dioperasi dan Terapi Radiasi

  1. Ras dan Etnis

Faktor risiko tumor otak lebih tinggi di orang berkulit putih. Di Amerika Serikat, orang Amerika berkulit putih lebih berpotensi terkena tumor di otak dan tulang belakang (glioma), sementara orang-orang Afrika-Amerika berkulit hitam lebih berisiko terkena tumor yang terbentuk di meninges atau meningioma.

  1. Paparan Infeksi Virus

Faktor risiko tumor otak juga meningkat bila Anda mengalami infeksi virus Epstein-Barr (EBV), yaitu virus yang disebabkan dari air liur dan dapat menyebabkan infeksi mononucleosis. Virus yang lebih tinggi disebut dengan cytomegalovirus (CMV) yang juga ditemukan di jaringan tumor otak, namun penelitian masih dikembangkan.

Sementara itu, penelitian lain masih terus dikaji untuk memastikan apakah paparan infeksi, virus dari hewan, dan alergen lain dapat meningkatkan risiko tumor otak pada manusia.

  1. Usia

Faktor risiko tumor otak juga dipengaruhi oleh usia. Setiap orang di semua usia dapat mengalami tumor otak, namun tumor otak lebih sering terjadi pada anak-anak. Penyebab tumor otak juga meningkat seiring dengan bertambahnya usia.  

Baca Juga: 6 Gejala Tumor Otak Stadium Awal yang Harus Anda Waspadai!

  1. Jenis Kelamin

Semua orang baik wanita dan pria dapat terkena tumor otak, namun secara umum pria mungkin lebih memiliki faktor risiko tumor otak lebih besar. Sementara wanita mungkin lebih cenderung mengalami tumor yang terbentuk di meninges atau disebut juga dengan meningioma. 

Secara umum, pria lebih berpotensi terkena tumor otak daripada wanita. Namun, beberapa jenis tumor otak tertentu, seperti meningioma, lebih sering terjadi pada wanita.

  1. Gaya Hidup

Gaya hidup yang tidak sehat juga meningkatkan faktor risiko dari penyebab tumor otak, seperti kebiasaan mengkonsumsi alkohol dan tembakau. Kandungan nitrosamin pada alkohol dan tembakau dikaitkan dengan penyebab tumor otak, walaupun penelitian tentang penyebab tumor ini masih terus dikembangkan.

Beberapa orang mungkin memiliki faktor risiko tumor otak yang lebih tinggi, namun tidak secara langsung menjadi penyebab tumor otak. Anda dianjurkan untuk memahami faktor risiko penyakit yang mungkin berkembang di dalam diri Anda dan menekannya sebelum berkembang menjadi penyakit serius lainnya.

 

 

Sumber:

  1. Lights, Verneda . 2017. Brain Tumor. https://www.healthline.com/health/brain-tumor. (Diakses pada 8 November 2019).
  2. Mayo Clinic. 2019. Brain tumor. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/brain-tumor/symptoms-causes/syc-20350084. (Diakses pada 8 November 2019).
  3. Michaud, Dominique Sc.D dan Tracy Batchelor, MD, MPH. 2019. Risk factors for brain tumors. https://www.uptodate.com/contents/risk-factors-for-brain-tumors?. (Diakses pada 8 November 2019).
  4. Cancer Net. 2019. Brain Tumor: Risk Factors. https://www.cancer.net/cancer-types/brain-tumor/risk-factors. (Diakses pada 8 November 2019).





Source link