11 Manfaat Ikan Patin & Kandungan Gizinya

By | July 1, 2019


DokterSehat.Com – Ikan patin adalah salah satu kelompok ikan berkumis (Siluriformes) yang juga termasuk ke dalam genus Pangasius dan famili Pangasiidae. Karena termasuk ke dalam jenis catfish seperti halnya ikan lele, sehingga tidak mengherankan keduanya memiliki bentuk tubuh yang hampir mirip. Lantas, apa manfaat ikan patin bagi tubuh Anda?

Kandungan Gizi Ikan Patin

Sebelum menjelaskan mengenai manfaat ikan patin, hal penting yang perlu Anda ketahui adalah kandungan gizi ikan patin. Dibandingkan dengan jenis ikan lainnya, kandungan lemak ikan patin justru lebih rendah.

Sementara itu, kandungan asam lemak esensial DHA pada ikan patin mencapai 4,74 persen dan kandungan EPA nya mencapai 0,31 persen. Keberadaan asam lemak omega-3 di dalam ikan patin juga membuatnya memiliki kelebihan tersendiri mengingat biasanya kandungan ini ditemukan dalam daging ikan air laut dalam seperti ikan salmon, tuna, dan sarden.

Sementara kandungan lemak total di dalam ikan patin sekitar 2,55 hingga 3,42 persen. Sedangkan asam lemak tak jenuhnya mencapai lebih dari 50 persen. Salah satu dari kandungan asam lemak tak jenuh tunggal ini adalah asam oleat.

Kandungan kolesterol di dalamnya juga cenderung rendah yakni hanya 21-30 mg untuk setiap 100 gram. Hal ini berarti, mengonsumsi ikan patin sangat direkomendasikan bagi penderita kolesterol tinggi yang memang ingin menurunkan kadar kolesterol dalam tubuhnya.

Selain itu, kandungan protein ikan patin juga cukup besar yaitu sekitar 159 gram. Protein sendiri memainkan peran penting bagi pertumbuhan sel-sel dalam tubuh dan menjaga tubuh untuk tetap sehat

Manfaat Ikan Patin bagi Kesehatan

Setelah Anda mengetahui berbagai kandungan ikan patin, kini saatnya mengetahui khasiat ikan patin bagi tubuh. Berikut adalah beberapa manfaat ikan patin yang bisa Anda dapatkan, di antaranya:

1. Mencegah penyakit kardiovaskular

Manfaat ikan patin yang pertama adalah mencegah terjadinya penyakit yang berhubungan dengan sistem kardiovaskular. Hal ini disebabkan karena kandungan ikan patin seperti lemak tak jenuh.

2. Mengurangi kadar kolesterol

Selain menjaga sistem kardiovaskular, kandungan lemak tak jenuhnya juga dapat mengurangi kandungan kolesterol jahat yang ada di dalam tubuh.

3. Mencegah jantung koroner

Karena lemak tak jenuh tidak mengendap dan menghambat aliran darah di dalam pembuluh darah, manfaat ikan patin selanjutnya adalah kemampuannya mencegah terjadinya jantung koroner. Sama seperti dua manfaat sebelumnya, lemak tak jenuh yang terkandung di dalam ikan patin bisa menghindarkan Anda dari penyakit jantung koroner.

4. Mengoptimalkan pertumbuhan janin

Kandungan DHA dan omega-3 yang kaya pada ikan patin, menjadikan ikan ini bermanfaat bagi kesehatan ibu hamil sekaligus mendukung pertumbuhan janin lebih optimal. Kandungan omega-3 yang tinggi pada ikan patin sangat bermanfaat bagi ibu hamil karena merangsang pembentukan kecerdasan otak janin.

5. Membantu pembentukan otot

Selain kandungan lemak tak jenuhnya, manfaat ikan patin juga bisa didapatkan karena kandungan proteinnya yang tinggi. Tingginya kandungan protein pada ikan patin menjadikannya efektif untuk memperkuat dan menambah massa otot, sekaligus menjaga daya tahan dan kekuatan tubuh.

6. Kesehatan tulang yang terjaga

Setelah otot tubuh semakin kuat, manfaat ikan patin selanjutnya adalah menjaga kesehatan tulang dan gigi, serta mencegah terjadinya osteoporosis. Beberapa hal tersebut bisa didapatkan karena kandungan ikan patin seperti fosfor dan kalsium yang cukup tinggi bisa memenuhi apa yang dibutuhkan tubuh dalam sehari.

7. Mengaktifkan kelenjar pineal

Kelenjar pineal adalah organ endokrin berukuran kecil yang terletak pada otak besar di bawah corpus callosum yang menghasilkan hormon melatonin. Hormon ini dipengaruhi oleh cahaya dan memiliki peran penting dalam mengatur pola tidur. Bagi Anda yang memiliki masalah dengan tidur, sepertinya Anda harus mendapatkan manfaat ikan patin.

8. Meningkatkan fungsi sel darah putih

Sel darah putih adalah bagian tubuh yang berperan untuk melawan penyakit. Namun kelebihan sel darah putih bukan menjadikan tubuh semakin kebal terhadap penyakit. Sebaliknya, kondisi ini menandakan adanya ketidakseimbangan dan gangguan yang dapat membahayakan tubuh.

9. Mengatur kadar cairan dalam tubuh

Di dalam urine, darah, jaringan dan cairan tubuh terdapat suatu zat yang bernama elektrolit. Elektrolit merupakan mineral yang membawa muatan listrik, seperti fosfat, kalium, natrium, klorida, magnesium, dan kalsium. Beberapa zat kimia tersebut dibutuhkan oleh sel agar tubuh dapat bisa berfungsi dengan baik.

Elektrolit masuk ke dalam tubuh melalui makanan dan minuman yang dikonsumsi. Salah satu makanan yang baik menjaga kadar cairan dalam tubuh adalah ikan patin. Jika Anda sudah mendapatkan manfaat ikan patin, maka sel-sel dalam tubuh berfungsi dengan baik.

10. Mencegah aterosklerosis

Manfaat ikan patin berikutnya adalah kemampuannya mencegah aterosklerosis. Aterosklerosis dalah penyempitan atau pengerasan pembuluh darah karena adanya plak di pembuluh darah.

Plak ini sendiri terbentuk dari produk buang sel, kalsium, fibrin, lemak dan kolesterol.   Pada akhirnya, plak dapat terbawa aliran darah hingga membentuk bekuan darah pada permukaan plak atau menimbulkan penyumbatan. Efek lanjutannya, peredaran darah dan oksigen dari arteri ke organ tubuh bisa terhambat.

Meski digolongkan sebagai gangguan jantung, aterosklerosis bisa terjadi pada seluruh bagian tubuh seperti kaki, otak, atau ginjal, serta memicu gangguan kesehatan di bagian-bagian tersebut.

11. Menyembuhkan hipotensi

Jika Anda mengalami hipotensi, sepertinya Anda harus mendapatkan manfaat ikan patin. Hipotensi adalah keadaan di mana tekanan darah dalam arteri lebih rendah daripada batas ambang normal. Tekanan darah yang normal adalah antara 90/60 dan 140/90.

Sedangkan pada penderita penyakit hipotensi, tekanan darah di bawah 90/60. Kurangnya asupan asam folat dan vitamin B12 dapat menyebabkan anemia dan berakhir pada penurunan tekanan darah.

Nah, itulah beberapa manfaat ikan patin yang berguna bagi kesehatan tubuh Anda.





Source link