11 Manfaat Gandum Jika Dikonsumsi Rutin

By | Juli 1, 2019


DokterSehat.Com – Gandum umumnya diolah menjadi tepung, roti, pasta, dan olahan lainnya. Meskipun bukan makanan pokok utama, tapi gandum cukup banyak dikonsumsi di Indonesia. Manfaat gandum untuk kesehatan juga sudah tidak perlu diragukan lagi. Yuk, kenali manfaat dan kandungan gandum melalui artikel ini!

Kandungan Gandum

Gandum utuh terdiri dari 3 bagian yaitu bran atau dedak, endosperm, dan germ atau biji. Setiap bagian tersebut memiliki kandungan gizinya masing-masing, maka dari itu untuk mendapatkan seluruh manfaat dari kandungan gandum, pilihlah produk yang terbuat dari gandum utuh.

Berikut adalah berbagai kandungan nutrisi gandum yang wajib Anda ketahui:

  • Protein
  • Karbohidrat
  • Gula
  • Serat
  • Lemak
  • Air
  • Selenium
  • Mangan
  • Fosfor
  • Tembaga
  • Kalsium
  • Zat besi
  • Kalium
  • Sodium
  • Zinc
  • Folat
  • Vitamin C
  • Vitamin B1
  • Vitamin B2
  • Vitamin B3
  • Vitamin B6

Selain kandungan di atas, gandum juga mengandung beberapa senyawa yang dapat bertindak sebagai antioksidan seperti ferulic acid, alkylresorcinols, lignan, dan juga lutein.

Manfaat Gandum

Konsumsi gandum identik dengan pola makan sehat. Seperti yang dapat kita lihat sendiri di atas, gandum memang memiliki kandungan banyak nutrisi yang dibutuhkan tubuh, tidak heran jika konsumsi gandum sehari-hari sangat disarankan.

Manfaat gandum untuk kesehatan antara lain adalah sebagai berikut ini:

1. Sumber serat dan nutrisi lainnya

Salah satu alasan gandum direkomendasikan sebagai makanan pokok adalah karena kandungan serat di dalamnya.

Gandum memiliki kandungan baik serat larut dan tidak larut yang dibutuhkan oleh tubuh. Kandungan serat dari roti gandum diketahui lebih tinggi jika dibandingkan dengan kandungan serat dari roti putih. Selain memiliki kandungan serat yang tinggi, kandungan makronutrien dalam gandum juga lengkap meliputi karbohidrat, lemak, dan protein.

2. Meningkatkan sistem pencernaan

Konsumsi gandum secara rutin dapat memberikan manfaat berupa pencernaan yang lebih sehat.

Kandungan serat dalam gandum akan membantu usus agar dapat bekerja lebih teratur. Gandum juga dipercaya dapat mencegah divertikulosis, yaitu pembentukan katung kecil dalam dinding usus besar yang dapat menyebabkan berbagai masalah pencernaan. Gandum juga memiliki kandungan senyawa yang dapat bertindak sebagai prebiotik.

3. Membantu menurunkan kolesterol

Manfaat gandum yang kedua adalah dapat menurunkan kadar kolesterol jahat.

Gandum utuh dipercaya dapat menurunkan kadar kolesterol jahat dalam darah dengan cara mencegah penyerapan LDL (low density cholesterol) atau dikenal juga dengan kolesterol jahat. Selain itu, konsumsi gandum utuh juga dipercaya dapat menurunkan kadar trigliserida dalam darah.

4. Membantu menurunkan tekanan darah

Selain dapat menurunkan kadar kolesterol dalam darah, manfaat lain gandum adalah dapat menurunkan tekanan darah.

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa sekelompok pria yang mengonsumsi lebih dari tujuh porsi sereal gandum utuh per minggu memiliki risiko 19% lebih rendah terkena hipertensi daripada mereka yang hanya mengonsumsi satu atau kurang.

5. Mengontrol gula darah

Konsumsi gandum utuh dipercaya dapat membantu mengontrol gula darah, bahkan menurunkan risiko diabetes tipe 2.

Hal ini disebabkan karena kebanyakan gandum memiliki kandungan serat yang tinggi dan dapat mengendalikan berat badan serta mencegah obesitas atau kelebihan berat badan. Obesitas merupakan salah satu faktor risiko utama dari diabetes.

Selain itu, kadar magnesium yang banyak terkandung dalam gandum utuh juga dipercaya dapat membantu metabolisme karbohidrat yang terikat dengan sensitivitas insulin.

6. Menurunkan risiko penyakit kardiovaskular

Manfaat gandum selanjutnya masih terkait dengan manfaat gandum yang dapat menurunkan kadar kolesterol, menjaga tekanan darah, dan mengontrol kadar gula darah.

Ya, baik kadar kolesterol tinggi, tekanan darah tinggi, dan juga gula darah tinggi dapat meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular mulai dari serangan jantung hingga stroke. Maka dari itu, dengan adanya manfaat tersebut, gandum dipercaya sebagai makanan yang baik untuk kesehatan jantung.

7. Membantu mengontrol berat badan

Sebelumnya sudah disinggung bahwa gandum utuh dapat membantu mengontrol berat badan dan mencegah obesitas berkat kandungan serat di dalamnya.

Olahan gandum dapat menjadi pilihan untuk membantu menurunkan berat badan dan mendapatkan berat badan yang ideal. Seperti yang kita ketahui bahwa obesitas tidak hanya dapat meningkatkan risiko diabetes, tapi juga banyak penyakit lainnya seperti penyakit jantung, stroke, dan penyakit kronis lainnya.

8. Mengurangi peradangan kronis

Peradangan merupakan salah satu penyebab dari berbagai penyakit kronis.

Manfaat gandum yang dapat membantu mengurangi peradangan telah dibuktikan oleh beberapa penelitian. Sebuah penelitian menunjukkan, wanita yang mengonsumsi gandum utuh hampir tidak mungkin meninggal karena kondisi kronis yang diakibatkan peradangan.

Penelitian terbaru juga menunjukkan kelompok orang yang mengganti pola makan tidak sehatnya dengan gandum utuh dan melihat adanya pengurangan tanda-tanda peradangan.

9. Menjaga kesehatan gigi dan mulut

Manfaat gandum utuh yang tidak disangka lainnya adalah dapat menjaga kesehatan gigi dan mulut.

Ternyata manfaat ini masih terkait dengan kemampuan gandum yang dapat mencegah peradangan. Sebuah penelitian yang dilakukan pada 35.000 pria dengan usia 40 hingga 75 tahun menunjukkan bahwa partisipan yang mengonsumsi gandum utuh lebih banyak memiliki risiko 23% lebih kecil terkena penyakit gusi daripada mereka yang tidak mengonsumsinya.

10. Menurunkan risiko kanker

Berdasarkan penelitian, gandum juga dipercaya dapat menurunkan risiko kanker, terutama kanker usus besar.

Kandungan serat dan peran gandum utuh sebagai prebiotik sering dikaitkan dengan manfaat yang satu ini. Selain itu, seperti yang sudah disebutkan sebelumnya bahwa gandum memiliki kandungan beberapa antioksidan yang dapat membantu memperlambat perkembangan kanker.

11. Menurunkan risiko kematian dini

Kematian dini banyak disebabkan oleh berbagai penyakit dan salah satu cara menghindarinya adalah dengan mengonsumsi gandum.

Berbagai manfaat gandum yang sudah disebutkan di atas membuat gandum dapat dikategorikan sebagai makanan yang baik untuk kesehatan. Gandum dapat memelihara kesehatan secara keseluruhan sehingga dapat menurunkan risiko kematian dini.

Itu dia informasi tentang manfaat dan kandungan gandum yang perlu diketahui. Gandum memang memiliki banyak sekali manfaat untuk kesehatan, namun perlu diingat juga bahwa tidak semua orang boleh mengonsumsi gandum. Beberapa kondisi seperti penyakit celiac, sensitivitas gluten, dan sindrom iritasi usus adalah beberapa kondisi di mana sebaiknya gandum dihindari.

Jadi, konsumsilah gandum sesuai dengan kebutuhan dan kondisi tubuh Anda agar bisa menikmati manfaatnya untuk tubuh. Semoga informasi ini bermanfaat!

 

Sumber:

  1. 18 Health Benefits Of Whole Grains – https://www.huffpost.com/entry/whole-grains-health-benefits_n_5655022 diakses 1 Juli 2019
  2. 9 Health Benefits of Eating Whole Grains – https://www.healthline.com/nutrition/9-benefits-of-whole-grains diakses 1 Juli 2019
  3. Wheat 101: Nutrition Facts and Health Effects – https://www.healthline.com/nutrition/foods/wheat diakses 1 Juli 2019





Source link