11 Ciri-Ciri Bayi Tumbuh Gigi (Bunda Wajib Baca!)

By | September 9, 2019


Photo Source: Sky News

DokterSehat.Com– Ketika gigi pertama bayi tumbuh, Bunda pasti senang melihat pertumbuhannya. Namun, ciri-ciri bayi tumbuh gigi ini menimbulkan ketidaknyamanan pada bayi, bahkan pada Bunda yang mungkin khawatir akan kondisi tersebut. Oleh karena itu Bunda bisa melakukan sesuatu untuk mengurangi rasa tidak nyamannya. Nah, di bawah ini dijelaskan tentang di usia berapa bayi tumbuh gigi, tanda-tanda bayi tumbuh gigi, dan cara menenangkan bayi tumbuh gigi.

Umur Berapa Bayi Tumbuh Gigi?

Sebagian besar bayi tumbuh gigi pertamanya sekitar usia 6 bulan, gigi kecil tampak seputih mutiara. Bahkan, beberapa gigi pertama bayi muncul pada usia tiga bulan, sementara yang lain tidak belum tumbuh gigi sampai setelah usia satu tahun.

Gigi bayi yang pertama tumbuh adalah gigi depan bawah. Kemudian gigi depan atas akan tumbuh 1-2 bulan setelah gigi depan bawah. Hingga pada usia 3 tahun normalnya anak-anak memiliki 20 gigi pertama (gigi primer).

Sebagian besar para ahli anak mengatakan tumbuh gigi tidak menyebabkan demam ataupun demam tinggi pada bayi. Kalau pun bayi mengalami demam, maka temperatur yang terjadi masih dalam tingkat rendah dan biasanya terjadi pada saat gigi tersebut muncul. Tapi jika bayi mengalami demam saat tumbuh gigi, kemungkinan hal tersebut hanya kebetulan saja atau ada kondisi lain yang menyebabkan anak demam.

Proses tumbuh gigi ini relatif tidak menimbulkan rasa sakit pada bayi, tapi jika disertai dengan timbulnya gejala rasa nyeri atau pembengkakan pada gusi biasanya akan terjadi 3-5 hari sebelum gigi pertama muncul.

Ciri-Ciri Bayi Tumbuh Gigi

Bunda, guna mengatasi ketidaknyamanan bayi tumbuh gigi, berikut ini ciri-ciri bayi tumbuh gigi yang perlu dikenali:

1. Sering Ngiler

Ciri-ciri bayi tumbuh gigi yang mudah dikenali adalah air liur yang keluar begitu banyak dari mulut bayi. Tumbuhnya gigi pada bayi biasanya dapat merangsang air liur dan saluran air pada mulut bayi. Hal ini akan terjadi pada saat bayi berusia mulai dari sepuluh minggu hingga 3 atau 4 bulan.

2. Ruam di Wajah dan Dagu

Ketika bayi tumbuh gigi, si kecil juga akan mengalami ruam kering pada kulit atau pecah-pecah di sekitar mulut, dagu atau bahkan di leher karena kontak dengan air liur. Sapulah air liur bayi yang menetes dengan menggunakan sapu tangan yang lembut.

Jika ruam sudah terbentuk, oleskan krim atau lotion bayi yang lembut dan aman bagi bayi.

3. Batuk-Batuk

Salah satu ciri-ciri bayi tumbuh gigi yang satu ini mungkin terdengar asing. Bagaimana bisa batuk?

Seperti disinggung sebelumnya, bayi tumbuh gigi memicu produksi air liur yang melimpah. Air liur yang terlalu banyak dan memenuhi mulut dapat menyebabkan bayi muntah dan batuk. Batuk disebabkan karena bayi tersedak oleh air liur yang diproduksi terlalu banyak.

4. Suka Menggigit

Tekanan dari gigi yang tumbuh melalui bawah gusi menyebabkan bayi merasa tidak nyaman dan membuat bayi selalu ingin menggigit. Bayi tumbuh gigi dapat menyebabkan si kecil menggigit barang apapun yang ditemukannya, bahkan dapat menggigit puting ibu ketika sedang disusui.

5. Merasa Sakit

Peradangan jaringan lunak pada gusi dapat menyebabkan rasa sakit. Gigi yang pertama kali tumbuh biasanya akan lebih menyakitkan dari gigi yang lain, meskipun sebagian besar bayi akhirnya terbiasa dengan tumbuhnya gigi dan perasaan tidak nyaman di kemudian hari.

6. Mudah Marah

Bayi tumbuh gigi membuat mulutnya terasa sakit sehingga membuatnya merasa kurang sehat. Beberapa bayi mungkin lekas marah atau rewel hanya dalam beberapa jam saja, namun bayi yang lain mungkin akan tetap rewel selama berhari-hari atau bahkan minggu.

7. Susah Makan

Ciri-ciri bayi tumbuh gigi ini mungkin membuat Bunda khawatir ketika si kecil menolak makanan apapu, karena dapat mengganggu pertumbuhannya. Kenapa bayi susah makan?

Bayi yang rewel susah makan biasanya mudah ditenangkan dengan botol susu atau puting payudara ibu. Tetapi mengisap susu dari payudara ibu ataupun botol susu dapat membuat gusi bayi terasa sakit. Oleh karena itu bayi mungkin akan menolak minum susu atau ketika diberi makanan padat.

8. Demam Ringan

Dokter enggan menghubungkan tumbuh gigi dengan demam, karena ketika bayi tumbuh gigi, dirinya akan kehilangan kekebalan dan lebih rentan terhadap infeksi.

Tetapi seperti peradangan pada anggota tubuh lain, gusi yang meradang kadang-kadang dapat menghasilkan demam ringan.

Ciri-ciri bayi tumbuh gigi ini biasanya akan reda dengan sendirinya, jika demam berlangsung hingga 3 hari, segera hubungi dokter.

9. Kesulitan Tidur di Malam Hari

Bayi akan merasa tidak nyaman dan tidurnya akan terganggu di malam hari oleh rasa nyeri ketika tumbuh gigi. Ketika bayi tumbuh gigi kesulitan untuk terlelap di malam hari, jangan mengatasinya dengan menyusui karena akan membuat gusi bayi semakin sakit dan mengganggu tidurnya.

10. Pendarahan di Bawah Gusi

Tumbuh gigi dapat memicu perdarahan di bawah gusi, yang terlihat seperti benjolan kebiruan. Anda tidak perlu khawatir dengan hal ini karena gusi akan membaik beberapa saat setelah dikompres dengan air dingin.

11. Gusi Bengkak

Ketika gigi si kecil mulai tumbuh, biasanya antara usia 6 bulan dan 1 tahun. Bayi tumbuh gigi mungkin mulai mengalami banyak efek samping. Gusi yang sakit dan bengkak adalah ciri-ciri bayi tumbuh gigi. Kondisi ini biasanya akan hilang begitu gigi tumbuh.

Namun, dalam kasus tertentu, kista atau lepuh pada gusi mengindikasikan bahwa bayi sakit atau mengalami infeksi.

Cara Menenangkan Bayi Saat Tumbuh Gigi

Jika ciri-ciri bayi tumbuh gigi membuatnya tidak nyaman, Bunda bisa mencoba beberapa tips sederhana berikut ini:

1. Gosok Gusi Bayi

Gunakanalah jari yang bersih yang diberi bantalan kasa yang dibasahi untuk menggosok gusi bayi. Tekanan ini bisa meredakan ketidaknyamanan bayi.

2. Kompres Dingin

Handuk dingin, sendok atau cincin gigi tumbuh yang dingin bisa menenangkan gusi bayi. Namun, jangan berikan cincin gigi tumbuh yang beku pada bayi.

3. Cobalah Makanan Keras

Jika bayi tumbuh gigi makan makanan padat, Bunda mungkin bisa memberikan sesuatu yang bisa dimakan untuk menggerogotinya, seperti mentimun yang sudah dikupas yang dingin atau wortel. Sambil diawasi ya Bunda, karena potongan makanan yang kecil dapat menyebabkan tersedak pada bayi.

4. Keringkan Air Liur

Air liur yang berlebihan adalah ciri-ciri bayi tumbuh gigi. Menggigit cincin gigi tumbuh, jari-jari atau benda lain di mulut akan menimbulkan air liur. Untuk mencegah iritasi kulit, gunakan kain bersih untuk mengeringkan dagu si kecil. Pertimbangkan untuk menggunakan pelembap seperti krim atau lotion berbahan dasar air.

5. Obat Bebas

Jika bayi sangat rewel, acetaminophen (Tylenol) atau ibuprofen (Advil, Motrin Anak, atau yang lainnya) mungkin dapat membantu.

Bunda, hindari tablet tumbuh gigi homeopati dan obat tumbuh gigi yang mengandung penghilang rasa sakit benzocaine atau lidocaine. Obat ini bisa berbahaya, bahkan fatal untuk bayi.

Nah, itu dia ciri-ciri bayi tumbuh gigi yang perlu Bunda kenali dan cara mengatasinya. Jika bayi tumbuh gigi mulai mengganggu kesehatan si kecil, segera periksakan ke dokter ya, Bunda!

 

 

Sumber:

  1. When Do Babies Start Teething? Basics, Symptoms and Signs. https://www.whattoexpect.com/first-year/teething/ (Diakses 9 September 2019)
  2. Swollen Gums in an Infant. https://www.livestrong.com/article/521292-swollen-gums-in-an-infant/ (Diakses 9 September 2019)
  3. Infant and toddler health. https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/infant-and-toddler-health/in-depth/teething/art-20046378 (Diakses 9 September 2019)
  4. Teething: Symptoms and Remedies. https://www.webmd.com/parenting/baby/teething-symptoms-remedies#1 (Diakses 9 September 2019)





Source link