10 Tips Menurunkan Berat Badan Setelah Melahirkan

By | Oktober 10, 2019


DokterSehat.Com – Umumnya wanita yang sedang hamil akan mengalami kenaikan berat badan dengan cepat. Kenaikan berat badan ini umumnya sekitar 7-15 kg. Dengan kenaikan yang cukup signifikan ini wanita akan mengalami masalah dengan berat badan pasca persalinan.

Tips Menurunkan Berat Badan Setelah Melahirkan

Setelah melahirkan, sebagian besar wanita akan berusaha untuk menurunkan berat badannya dengan cepat. Penurunan berat badan ini kadang berhasil atau tidak sehingga tubuh wanita akan tetap besar seperti saat hamil.

Nah, kalau Anda tidak mau memiliki berat badan yang sangat besar dan enggan turun meski sudah diet, lakukan beberapa tips di bawah ini. Dengan menggunakan tips berikut penurunan berat badan bisa berjalan lancar dan stabil.

  1. Memberikan ASI Eksklusif

Setelah melahirkan dan ingin memiliki tubuh ideal seperti sebelum hamil, ada baiknya untuk menyusui. Dengan menyusui lemak di tubuh akan menyusut dengan sendirinya dan kemungkinan mendapatkan berat badan ideal akan besar.

Selain bisa menurunkan berat badan, menyusui secara rutin hingga usia bayi mencapai setahun, bisa menurunkan risiko mengalami kanker payudara, mengecilkan ukuran rahim, dan memberikan daya tahan yang besar pada bayi.

  1. Makan secara Teratur

Wanita yang sedang menyusui memang disarankan untuk makan sedikit lebih banyak. Karena kalori yang masuk juga akan dibagi dengan bayi, wanita disarankan untuk makan dengan kelebihan kalori sekitar 500 setiap harinya.

Karena kebutuhan kalori dan nutrisi sangat besar, wanita disarankan untuk makan secara teratur. Dengan makan secara teratur, kemungkinan wanita terlalu lapar sehingga tidak bisa mengontrol dirinya akan menjadi kecil dan bisa dihindari.

  1. Konsumsi Makanan Tinggi Protein dan Serat

Makanan dengan kandungan serat tinggi akan memberikan dua manfaat pada wanita yang sedang menyusui. Pertama mereka bisa mencegah lapar berlebihan. Selanjutnya sembelit yang sangat mengganggu tidak akan terjadi lagi.

Makanan yang memiliki protein tinggi juga baik untuk wanita menyusui yang ingin menurunkan berat badannya. Protein akan memberikan rasa kenyang lebih lama dan menyuplai energi yang besar untuk ibu dan juga bayi.

Dua bahan makanan itu disarankan untuk dimasak dalam kondisi segar. Hindari makanan kemasan yang terlalu banyak diolah. Mengonsumsi makanan segar akan memberikan nutrisi lebih banyak dan menghindari pengawet makanan.

  1. Olahraga Rutin

Kalau ingin menurunkan berat badan setelah persalinan, hal yang harus dilakukan oleh wanita adalah olahraga. Dengan melakukan olahraga secara rutin, lemak berlebihan yang tidak diperlukan lagi bisa dikikis perlahan-lahan.

Jenis olahraga yang dilakukan ada banyak mulai dari angkat beban atau kardio dengan intensitas rendah ke sedang. Lakukan olahraga kalau kondisi tubuh sudah membaik dan tidak ada lagi luka yang terasa sakit dari jahitan pasca bersalin.

  1. Lebih Realistis dengan Keadaan

Kalau ingin mendapatkan berat badan ideal sesuai dengan keinginan, sebisa mungkin untuk realistis. Wanita yang hamil akan mengalami kenaikan berat badan yang besar. Kenaikan berat badan ini bahkan bisa mencapai 15 kg di akhir trimester.

Menurunkan berat badan yang besar tentu butuh waktu yang panjang. Bahkan ada yang sampai lebih dari setahun. Lakukan penurunan berat badan secara berkala dan konsisten. Jangan terobsesi menurunkan berat badan dengan cepat.

  1. Konsumsi Makanan dengan Kalori yang Tepat

Kalau Anda takut mengalami kenaikan berat badan, catat apa saja yang masuk ke mulut dan diketahui kalorinya. Dengan melakukan ini wanita tidak akan surplus kalori terlalu banyak setiap harinya.

  1. Konsumsi Camilan Sehat

Wanita yang sedang menyusui umumnya mudah sekali mengalami lapar. Kalau mereka sedang lapar pasca menyusui, kemungkinan besar akan makan apa saja yang ada di dekatnya sebagai camilan untuk mengganjal perut.

Nah, menghindari cemilan yang tidak sehat dan bisa membuat wanita semakin sulit menurunkan berat badannya, ada baiknya memilih buah-buahan.

  1. Hindari Makanan dengan Gula Tambahan

Sebisa mungkin untuk menghindari makanan yang banyak mengandung gula tambahan terlalu banyak. Gula bisa dikonsumsi setiap hari, tapi harus dibatasi maksimal 4-6 sendok teh saja untuk menghindari kelebihan kalori.

  1. Minum Air Cukup

Wanita yang sedang menyusui umumnya mudah sekali mengalami lapar. Apalagi kalau ASI yang dihasilkan sudah diminum semuanya oleh bayi. Akhirnya ibu menyusui makan lebih banyak makanan meski akhirnya mengalami surplus.

Menyiasati apakah tubuh benar-benar lapar atau karena kurang cairan, ada baiknya untuk mengonsumsi air yang cukup. dalam satu hari, 8 gelas air harus terpenuhi. Kalau setelah minum Anda tidak merasa lapar lagi, kemungkinan besar sedang dehidrasi.

  1. Tidur Cukup

Salah satu tantangan yang akan diterima oleh wanita yang baru saja melahirkan adalah sulitnya tidur. Apalagi bayi kerap aktif di malam hari untuk minta ASI atau susu secara rutin. Dampaknya, kualitas tidur dari wanita akan menurun.

Tidur yang kurang akan membuat hormon yang berperan untuk memberikan rasa lapar jadi meningkat. Dampaknya Anda akan sering sekali mengalami lapar dan akhirnya memakan apa saja sehingga penurunan berat badan jadi sulit.

Demikianlah ulasan tentang cara menurunkan berat badan yang bandel usai persalinan. Dengan melakukan beberapa tips di atas, penurunan berat badan bisa berjalan dengan lebih mudah dan tubuh ideal yang diinginkan bisa segera tercapai.

 

Sumber:

  1. Eske, Jamie. 2019. Postpartum weight loss: Diets and plans. https://www.medicalnewstoday.com/articles/326548.php. (Diakses pada 10 Oktober 2019).
  2. Murray, Donna. 2019. Tips for Losing Weight While Breastfeeding. https://www.verywellfamily.com/breastfeeding-and-postpartum-weight-loss-431860. (Diakses pada 10 Oktober 2019).
  3. Mandl, Elise.2017. 16 Effective Tips to Lose Baby Weight After Pregnancy. https://www.healthline.com/nutrition/weight-loss-after-pregnancy. (Diakses pada 10 Oktober 2019).
  4. Mayo Clinic. Weight loss after pregnancy: Reclaiming your body. https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/labor-and-delivery/in-depth/weight-loss-after-pregnancy/art-20047813. (Diakses pada 10 Oktober 2019).





Source link