10 Manfaat Jongkok (Ibu Hamil Baca, Yuk!)

By | July 27, 2019


DokterSehat.Com – Ada banyak kegiatan kita sehari-hari yang tanpa disadari, ternyata dapat memberikan manfaat bagi kesehatan tubuh. Salah satu dari kegiatan atau aktivitas tersebut adalah jongkok. Ya, jongkok kerap kita lakukan, misalkan ketika sedang menggunakan toilet, atau di kesempatan yang lainnya. Lantas, apa saja manfaat jongkok bagi kesehatan tubuh sebagaimana dimaksud?

Manfaat Jongkok bagi Kesehatan yang Jarang Disadari

Jongkok adalah posisi tubuh, di mana tubuh dalam keadaan setengah berdiri dengan lutut yang ditekuk. Bagi masyarakat Indonesia, jongkok tentu sudah akrab dengan kehidupan sehari-hari. Ketika buang air kecil atau besar misalnya. Kendati ada toilet duduk, masih banyak orang yang menggunakan toilet jongkok (mungkin termasuk Anda salah satunya).

Siapa sangka, kegiatan jongkok yang Anda lakukan tersebut faktanya secara medis memiliki sejumlah manfaat bagi kesehatan tubuh. Berikut ini manfaat jongkok yang perlu Anda ketahui.

1. Menguatkan Otot

Manfaat jongkok yang pertama adalah untuk menguatkan otot. Saat Anda berjongkok, tubuh akan bertumpu pada area kaki, mula dari paha, betis, hingga telapak kaki. Hal ini lantas secara tidak langsung merangsang pembentukan dan penguatan otot-otot yang berada di area tersebut.

Otot paha, betis, kaki, bahkan juga otot perut yang menjadi kuat tentunya bermanfaat untuk menunjang aktivitas Anda di kemudian hari.

2. Melatih Keseimbangan Tubuh

Berjongkok juga bermanfaat untuk melatih keseimbangan tubuh Anda. Hal ini berkaitan dengan kekuatan otot-otot kaki yang dihasilkan dari kegiatan ini.

Maka bagi Anda yang memiliki masalah keseimbangan tubuh, cobalah berjongkok selama beberapa saat secara rutin agar mendapatkan keseimbangan tubuh.

3. Membantu Tulang Rawan agar Lebih Luwes

Berjongkok menurut seorang ahli terapi fisik yakni Dr. Bahram Jam memiliki manfaat untuk membantu tulang rawan agar mampu bergerak lebih ‘luwes’. Manfaat jongkok yang satu ini oleh karena mampu merangsang produksi cairan sinovial. Cairan sinovial adalah cairan yang berfungsi sebagai pelumas sekaligus pemasok nutrisi bagi tulang rawan agar dapat bergerak lebih fleksibel.

Produksi cairan sinovial ini lantas menjadi sangat penting. Studi yang dirilis oleh European Journal of Preventive Cardiology pada tahun 2014 menyebutkan bahwasanya terdapat bahaya yang mengintai apabila kadar cairan sinovial di dalam tubuh tidak ideal, yakni harapan hidup yang 3 (tiga) tahun lebih rendah.

4. Cara Berkemih yang Lebih Sehat

Sejumlah penelitian yang dilakukan telah mengamini bahwa berkemih atau ‘kencing’ dengan cara berjongkok lebih menyehatkan ketimbang buang air kecil sembari duduk atau berdiri.

Manfaat jongkok saat buang air kecil ini dikarenakan posisi tersebut membuat urin 100 persen keluar dari kandung kemih tanpa tersisa. Hal ini lantas berefek pada menurunnya risiko seseorang untuk terkena infeksi saluran kemih, membantu merawat fungsi usus, bahkan mencegah gangguan pada prostat.

5. Melancarkan Buang Air Besar (BAB)

Selain buang air kecil, buang air besar (BAB) yang sehat dan lebih disarankan juga dengan cara berjongkok. BAB menggunakan toilet jongkok diklaim lebih melancarkan feses untuk keluar dari dubur, sehingga Anda tidak perlu ‘bersusah payah’ untuk mengeluarkan feses dari dalam tubuh.

Selain itu, manfaat jongkok untuk BAB adalah untuk meminimalisir ketegangan pada otot perut, pun melemaskan rectum sehingga isi usus dapat dikeluarkan seluruhnya.

6. Mengatasi Gangguan Kesehatan Mental

Ahli medis dari Asosiasi Kesehatan Mental Kanada, yakni Dr. Patrick Smith, mengungkapkan manfaat jongkok yang sungguh tidak terduga, yakni mencegah dan mengatasi gangguan mental.

Menurutnya, latihan jongkok efektif dalam mengurangi gejala gangguan mental seperti rasa cemas, bahkan depresi sekalipun. Berjongkok juga dinilai ampuh untuk mengontrol emosi, rasa lelah, dan tegang.

7. Melancarkan Peredaran Darah

Berjongkok juga dipercaya dapat melancarkan peredaran darah Anda. Pada studi yang dirilis oleh American Heart Journal, aktivitas berdiri lalu jongkok diklaim menambah pasokan darah menuju arteri jantung, pun meningkatkan volume darah sentral. Pun, Jongkok mampu membuat proses peredaran darah menjadi lebih efisien.

Peredaran darah yang lancar tentu saja sangat diperlukan mengingat darah memiliki fungsi vital untuk menghantarkan oksigen dan nutrisi ke seluruh organ tubuh agar dapat berfungsi dengan baik. Peredaran darah yang tidak lancar tentu akan berakibat pada sejumlah komplikasi seperti diabetes, gangguan hormon tiroid, dan penyakit tekanan darah tinggi (hipertensi).

8. Membantu Menurunkan Berat Badan

Bagi Anda yang kini sedang berjuang menurunkan berat badan, selain pola diet yang tepat dan aktivitas olahraga yang teratur, jongkok adalah kegiatan yang bisa ditambahkan guna meningkatkan potensi keberhasilan dari program ini.

Jongkok dipercaya bisa membantu percepatan pembakaran lemak di dalam tubuh. Kendati demikian, hal ini harus dilakukan secara konsisten.

9. Membantu Proses Kelahiran

Anda para ibu hamil juga disarankan untuk memperbanyak kegiatan jongkok selama masa kehamilan, terutama menjelang kelahiran. Hal ini dikarenakan berjongkok membuat otot-otot tubuh, terutama di area perut, panggul, hingga kaki, menjadi lebih kuat sehingga berdampak pada posisi bayi yang menjadi lebih dekat dengan jalan keluarnya. Pun, menghasilkan dorongan yang lebih kuat sehingga proses kelahiran jadi lebih lancar.

Hal ini juga diamini oleh seorang ahli osteopati dari London, Inggris, yakni Avni Trivedi. Dikatakan olehnya jika persalinan yang dilakukan dengan cara berjongkok lebih memudahkan bayi untuk keluar dikarenakan otot-otot dan tulang selangkangan menjadi lebih rileks.

10. Mengencangkan Vagina

Banyak wanita yang menempuh pelbagai cara untuk mengencangkan vaginanya, utamanya pasca melahirkan, mulai dari minum jamu khusus hingga berobat ke dokter. Meskipun cara-cara tersebut tidak salah, namun sebenarnya ada cara sederhana dan alami yang bisa dilakukan guna mengembalikan kekencangan Miss V.

Gerakan berdiri lalu jongkok atau yang biasa disebut sebagai squats adalah jawabannya. Para ahli medis maupun terapis fisik setuju jika segala aktivitas yang bertujuan untuk memperkuat otot panggul, pinggul, hingga otot bokong, juga berdampak pada kembalinya kekencangan vagina.

Anda para wanita yang kini sedang berencana untuk membuat Miss V kembali kencang, lakukan kegiatan squats ini secara rutin dengan cara yang benar, dan rasakan manfaat jongkok yang satu ini.

Jongkok Menyehatkan, Tapi Jangan ‘Kelamaan’

Itu dia daftar manfaat jongkok bagi kesehatan yang bisa Anda dapatkan. Kendati sehat, bukan berarti Anda bisa berjongkok terlalu lama, ya. Alih-alih sehat, jongkok yang ‘kelamaan’ bisa membuat kaki pegal, keram, atau bahkan cedera. Jadi, lakukan sewajarnya saja, ya. Asalkan rutin, yakinlah bahwa Anda akan merasakan manfaatnya. Semoga bermanfaat!





Source link