Featured Article

Lima Perilaku Setelah Makan Malam Membunuh Kesehatan Anda


1, Makan buah setelah makan

Banyak orang suka makan buah setelah makan, yang buruk untuk membersihkan mulut. Bahkan, itu adalah semacam perilaku yang salah, yang akan merusak fungsi pencernaan kita. Setelah makanan masuk ke perut kita, itu akan menghabiskan 1-2 jam untuk mengusir mereka. Jika Anda makan buah sekaligus setelah makan, buah akan tersumbat oleh makanan sebelumnya, maka buah tidak bisa dicerna secara normal.

 2, Minum teh kental setelah makan

Ada sejumlah besar asam tanat dalam teh. Jika Anda minum teh kental setelah makan, itu akan membentuk sedimen bersama dengan asam tannin yang belum dicerna, yang akan mempengaruhi penyerapan protein. Bahan dalam teh akan mempengaruhi penyerapan unsur besi, menjaga kebiasaan buruk minum teh setelah akan menyebabkan anemia kekurangan zat besi. Selain itu, minum teh setelah makan akan menuangkan terlalu banyak air ke dalam perut, yang akan mencairkan sekresi lambung dari jus pencernaan, yang akan mempengaruhi pencernaan lambung.

 3, Merokok setelah makan

Bahkan, perilaku itu akan sangat merugikan tubuh kita. Frekuensi peristaltik gastrointestinal tinggi, dan sirkulasi darah lebih cepat, sistem pencernaan kita akan dipindahkan secara komprehensif. Jika Anda merokok pada saat ini, asap yang menyerap paru-paru dan seluruh tubuh Anda akan meningkat. Bahan berbahaya sebagian besar akan diserap di paru-paru, yang akan merangsang sistem pernapasan dan pencernaan kita. Tidak diragukan lagi itu akan membawa lebih banyak kerusakan.

 4, Minum air setelah makan

Minum air segera setelah makan akan mencairkan jus lambung, sehingga makanan di perut Anda akan masuk ke usus tanpa pencernaan, yang akan menyebabkan penyakit pencernaan. Jika Anda minum soda setelah makan, itu akan menjadi lebih buruk. Karena karbon dioksida dari minuman soda akan meningkatkan tekanan lambung, maka berakibat dilatasi lambung akut.

 5, Bernyanyi karaoke setelah makan malam

Kapasitas lambung akan meningkat setelah kenyang, dan aliran darah meningkat, jika Anda menyanyikan lagu saat ini, diafragma Anda akan turun dan meningkatkan … Read the rest

Featured Article

Kebenaran Sejati Sehubungan Dengan Obat-obatan Kecemasan Terungkap


Serangan kecemasan ekstrem biasanya disertai dengan pemberian obat anti-kecemasan untuk menghentikan gejala terkait lainnya. Namun demikian, obat penenang tidak menawarkan obat untuk kondisi kesehatan dan mereka juga memiliki efek samping membawa berbagai efek negatif. Berikut adalah beberapa tanggapan negatif yang menjengkelkan dan kadang-kadang paradoks terkait dengan pemberian obat anti-kecemasan sebagai aturan. Sementara manfaat utama dari penggunaannya adalah keadaan ketenangan dan istirahat, kadang-kadang obat dapat membuat Anda rileks sepanjang Anda merasa mengantuk sepanjang waktu.

Refleks yang lambat, koordinasi yang buruk, dan keletihan adalah obat anti-kecemasan efek samping yang tidak diinginkan yang timbul dari obat-obatan yang mencegah sekresi kimiawi yang berbeda di otak. Beberapa orang juga mengeluh tentang gangguan penalaran, kebingungan, pusing dan kebingungan, tidak melupakan ketidakmungkinan untuk menggunakan peralatan dan mengemudi.

Penggunaan obat anti-kecemasan jangka panjang juga dapat memicu gangguan depresi bersama-sama dengan atau tanpa perasaan bunuh diri. Obat-obatan memang menghilangkan rasa tidak nyaman yang panik, namun mereka juga menyebabkannya menjadi sangat tidak mungkin bagi orang tersebut untuk merasakan ketidaknyamanan atau kesenangan sehingga memengaruhi kaliber kehidupan dalam banyak cara.

Beberapa respons terhadap obat anti-kecemasan benar-benar paradoks. Sebagai contoh, obat penenang dimaksudkan untuk menstimulasi kedamaian dan relaksasi. Menggunakan obat penenang ditujukan untuk mendorong relaksasi dan ketenangan, tetapi peningkatan tingkat lekas marah dan gejolak kadang-kadang ditandai. Selain itu, mania, permusuhan dan bahkan amarah telah diamati dalam beberapa kasus.

Sementara sangat tidak umum dan sama-sama berbahaya, perilaku bermusuhan dan halusinasi juga dimungkinkan karena penggunaan obat anti-kecemasan. Sebagian besar efek samping aneh untuk obat anti-kecemasan terus dilaporkan dengan anak-anak atau manula, dan juga dengan pasien dengan kelainan perkembangan.

Akibatnya, memilih perawatan dengan baik dan melengkapinya dengan beberapa jenis perawatan yang berbeda merupakan tahapan penting untuk pemulihan penuh pasien, dan karenanya perlu dianggap sebagai prioritas untuk hampir semua rencana atau proses terapi. Obat anti-kecemasan hanya menghilangkan atau meringankan tanda dan gejala tanpa membawa sedikitpun perbaikan pada … Read the rest

Hipoksia: Penyebab, Gejala, Cara Mengatasi

DokterSehat.Com – Tubuh memerlukan pasokan oksigen agar bisa menjalankan fungsinya. Untuk menuju jaringan dan sel-sel tubuh, oksigen akan ‘diantar’ oleh darah. Namun, ada suatu kondisi di mana jaringan dan sel-sel tubuh kekurangan pasokan oksigen. Di dalam dunia medis, kondisi seperti ini dikenal dengan istilah hipoksia. Apa itu hipoksia? Apa penyebab hipoksia? Apa ciri dan gejala hipoksia? Bagaimana mengobatinya?

Apa Itu Hipoksia?

Hipoksia adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan kondisi ketika tubuh mengalami kekurangan pasokan oksigen. Hal ini dimungkinkan oleh kondisi lainnya yang disebut sebagai hipoksemia, yakni kadar oksigen di dalam darah kurang dari angka yang seharusnya. Dua kondisi ini saling berkaitan, sehingga terkadang penggunaan istilah hipoksia sudah cukup untuk menggambarkan keduanya.

Anda dapat dikatakan mengalami hipoksia apabila kadar oksigen di dalam darah berada di bawah angka 60 mm Hg. Pasalnya, kadar darah di dalam oksigen idealnya berada di angka 75-100 mm Hg. Hipoksia harus segera ditangani, karena jika tidak, kondisi tersebut berpotensi menyebabkan masalah pada organ-organ tubuh.

Penyebab Hipoksia

Hipoksia dapat disebabkan oleh sejumlah faktor, dan berdasarkan faktor penyebab hipoksia tersebut, gangguan kesehatan ini terbagi ke dalam beberapa jenis.

Berikut adalah jenis hipoksis berdasarkan penyebab hipoksia yang perlu Anda ketahui.

1. Hipoksia Anemik

Kurangnya kapasitas darah yang berdampak pada terganggunya pasokan oksigen menghasilkan jenis hipoksia yang dinamai hipoksia anemik. Penyebab hipoksia ini terjadi apabila:

  • Terkontaminasi racun karbon monoksida (CO)
  • Kekurangan darah (anemia)
  • Penyakit kerusakan sel darah merah (cth: methemoglobinemia)

2. Hipoksia Stagnan

Jenis hipoksia berdasarkan penyebab hipoksia yang selanjutnya adalah hipoksia stagnan. Kondisi yang juga dikenal dengan hipoperfusi ini terjadi oleh karena:

  • Aliran darah dari pembuluh arteri menuju organ terhenti (terjadi pada penderita trombosis arteri atau mengalami luka tembak)
  • Gangguan organ jantung

3. Hipoksia Histotoksik

Masih ingat dengan kasus ‘kopi sianida’ yang sempat menggemparkan publik tanah air beberapa tahun lalu? Seorang wanita tewas setelah menenggak kopi Vietnam yang ternyata sudah

Read the rest

Benjolan Mutiara Kecil di Penis, Normalkah?

DokterSehat.Com – Bagi kaum adam Mr P adalah organ vital yang sangat penting. Namun apabila terdapat benjolan pada  Mr P, apakah berbahaya? Tahukah Anda meskipun benjolan pada Mr P memang perlu mendapatkan perhatian yang lebih khusus, tetapi ada pula benjolan yang memang muncul secara normal. Salah satu benjolan ini adalah pearly penile papules, atau mungkin lebih dikenal di masyarakat dengan sebutan papula penis mutiara.

Apa Itu Pearly Penile Papules (Papula Penis Mutiara)?

Pearly penile papules merupakan benjolan-benjolan kecil yang muncul disekitaran leher-kepala penis yang berbentuk seperti jerawat/mutiara kecil. Dalam dunia medis penyakit ini memiliki banyak nama lain seperti papillomatosis corona penis, corona capillitii, hirsuties coronae glandis, papillae coronis glandis dan hirsutoid papillomas.

Pearly penile papules cukup umum ditemui pada 14-48% populasi pria, terutama pada pria remaja/ lelaki dewasa muda dan jarang ditemukan pada anak-anak. Namun seiring dengan bertambahnya usia, prevalensi penyakit ini menurun dan jarang ditemukan. Menurut penelitian National Center for Biotechnology Information (NCBI) dikatakan bahwa pearly penile papules jarang ditemukan pula pada pria yang telah disunat.

Penyebab Pearly Penile Papules

Pearly penile papules kadang dianggap sebagai tanda penyakit menular seksual atau dampak dari kurangnya menjaga kebersihan daerah selangkangan. Padahal, hal ini bukanlah akibat dari suatu infeksi atau penyakit lain yang mendasarinya.

Pearly Penile Papules sendiri merupakan suatu variasi kondisi anatomi yang normal, yang dapat terjadi pada sebagian besar pria dewasa dan menghilang seiring dengan bertambahnya usia. Benjolan ini dilaporkan lebih umum terjadi pada pria Afrika-Amerika

Gejala Pearly Penile Papules

Pada dasarnya, pearly penile papule tidak memiliki gejala khusus. Seseorang yang mengalami penyakit ini hanya akan mengeluhkan timbulnya Benjolan-benjolan kecil seperti mutiara pada leher-kepala penis (corona).

Namun terkadang benjolan ini juga akan memberikan rasa tidak percaya diri/ minder terhadap pasangannya dari segi estetik-kosmetik, sehingga dapat menyebabkan stress yang berlebihan pada sebagian pria

Meskipun pearly

Read the rest

Mencium Bayi Baru Lahir, Bisa Tularkan Penyakit?

DokterSehat.Com – Jika Anda memiliki bayi yang baru lahir, orang-orang terdekat pasti banyak yang berkunjung untuk sekadar mengucapkan selamat atau membawakan hadiah. Namun, di antara tamu yang berkunjung, beberapa orang ada yang ingin menggendongnya hingga menciumnya. Namun, tahukah Anda bahwa mencium bayi baru lahir bisa memengaruhi kesehatannya? Simak penjelasan lengkap mengenai bahaya mencium bayi.

Bahaya Mencium Bayi Baru Lahir

Salah satu tindakan yang banyak dilakukan oleh orang-orang yang berkunjung ke keluarga atau sahabat yang baru saja melahirkan adalah menggendong bayi, mencium pipi, hingga mencium bibir bayi. Meski terlihat seperti tindakan yang tidak berbahaya, faktanya terdapat bahaya mencium bayi.

Berikut ini adalah beberapa risiko mencium bayi baru lahir, di antaranya:

1. Cold sores

Bahaya mencium bayi baru lahir yang pertama adalah cold sores. Cold sores adalah lepuhan-lepuhan kecil dan menyakitkan yang dapat timbul di sekitar mulut, muka atau hidung. Meski tidak berbahaya pada balita dan anak-anak, virus cold sores dapat berbahaya bagi bayi.

Kasus ini jarang terjadi pada bayi karena pada umumnya tubuh bayi masih memiliki antibodi dari ibu di dalam darahnya. Namun, karena sistem kekebalan tubuh bayi di bawah 6 bulan belum sepenuhnya berkembang, cold sores bisa memiliki efek yang parah

Jika seorang wanita hamil memiliki herpes genital, janin di dalam kandungannya bisa mendapatkan herpes neonatal melalui kontak dengan cairan di jalan lahir selama persalinan. Ini adalah penyebab hampir 90 persen kasus neonatal, meskipun bayi juga dapat tertular virus segera setelah lahir.

Virus herpes simplex 1 yang dikenal sebagai HSV-1 adalah penyebab cold sores. Virus ini mirip dengan virus yang menyebabkan herpes genital, yang disebut HSV-2.

2. Mononukleosis

Bahaya mencium bayi baru lahir berikutnya adalah mononukleosis. Mononukleosis adalah penyakit menular yang juga disebut mono atau ‘the kissing disease‘. Meskipun bayi bisa mendapatkan virus ini melalui ciuman, penularan juga bisa dilakukan dengan cara lain seperti berbagi minuman atau

Read the rest

8 Suplemen Makanan yang Bisa Mengatasi Inflamasi

DokterSehat.Com – Inflamasi bisa terjadi pada tubuh karena respons terhadap luka atau mungkin terjadi infeksi. Inflamasi yang terjadi ringan tidak menyebabkan masalah karena bisa melindungi tubuh. Namun, inflamasi yang berlebihan bisa memicu gangguan pada tubuh seperti kerusakan permanen yang mengganggu fungsi tubuh.

Suplemen untuk mengatasi inflamasi

Umumnya inflamasi akan sembuh dengan sendirinya seiring dengan berjalannya waktu. Namun, kalau inflamasi terjadi cukup parah dan memicu cukup banyak gangguan, obat atau suplemen dibutuhkan untuk membantu menanganinya. Berikut beberapa jenis suplemen untuk mengatasi masalah inflamasi.

  1. Omega-3

Omega-3 bisa mengatasi masalah inflamasi yang terjadi di tubuh. Cara kerja dari omega-3 adalah mengembalikan kondisi sel menjadi seperti semula termasuk pada otot. Gangguan otot bisa terjadi pada jantung seperti serangan hingga penyakit lain yang bisa mematikan.

Kalau tubuh mengalami inflamasi dan sering terjadi nyeri, omega-3 bisa diresepkan sebagai suplemen makanan, bukan obat utama. Omega-3 juga bisa mengatasi masalah pada tubuh seperti gangguan pada otak. Oh ya, suplemen untuk mengatasi inflamasi juga bisa memicu terjadinya perdarahan. Kalau Anda sedang ada masalah pada perdarahan, lebih baik dihindari.

Kalau Anda sudah sering mengonsumsi ikan laut berlemak seperti tuna dan salmon, suplemen omega-3 sepertinya tidak dibutuhkan. Omega-3 sudah langsung terkandung di sana. Selain ikan laut, biji-bijian seperti chia dan flax seeds juga mengandung banyak omega-3 yang cukup banyak.

  1. S-adenosylmethionine

Suplemen jenis S-adenosylmethionine bisa digunakan untuk mengatasi beberapa gangguan pada tubuh yang berhubungan dengan inflamasi. Sebenarnya zat ini bisa dihasilkan oleh tubuh. Namun, karena beberapa hal, tubuh bisa mengalami kekurangan sehingga kondisi inflamasi akan lebih sering terjadi.

Kalau Anda mengalami gangguan seperti Fibromyalgia, dosis suplemen yang dibutuhkan sekitar 200-800 mg dua kali setiap harinya. Selanjutnya untuk depresi sekitar 800-1.600 mg dua kali sehari. Selanjutnya masalah persendian seperti osteoarthritis sekitar 600-1.200 mg dua kali sehari.

  1. Curcumin

Curcumin adalah bahan aktif yang banyak terdapat pada kunyit. Dengan mengonsumsi suplemen yang mengandung curcumin, gangguan

Read the rest

Sering Buang Air Kecil Pasti Menandakan Diabetes?

DokterSehat.Com– Buang air kecil adalah salah satu aktivitas yang wajar kita lakukan setiap hari. Jika kita lebih banyak minum, maka frekuensi buang air kecil juga akan ikut meningkat. Hanya saja, pakar kesehatan menyebut peningkatan frekuensi buang air kecil yang tidak wajar bisa jadi terkait dengan diabetes. Sebenarnya, seperti apa sih kaitan antara sering buang air kecil dengan penyakit ini?

Kaitan antara frekuensi buang air kecil dengan diabetes

Pakar kesehatan menyebut buang air kecil sebagai aktivitas yang terkait dengan ginjal. Organ ini tak hanya menjaga keseimbangan cairan tubuh, melainkan juga menyaring darah sekaligus membuat limbah atau zat-zat beracun melalui urine.

Sebagaimana disebutkan sebelumnya, ada beberapa hal yang bisa menyebabkan peningkatan frekuensi buang air kecil. Sebagai contoh, jika kita lebih banyak minum atau berada dalam suhu udara yang dingin, hal ini bisa terjadi, namun pakar kesehatan menyebut peningkatan frekuensi buang air kecil yang diikuti dengan gejala lain seperti peningkatan sensasi haus dengan drastis memang bisa jadi terkait dengan diabetes.

Gejala diabetes lainnya yang harus diwaspadai adalah peningkatan kadar gula darah yang sangat tinggi, mudah lapar dan lebih sering minum, mudah lelah hingga mengantuk di jam-jam sebelum makan siang, hingga perubahan berat badan secara drastis. Jika kita mengalami berbagai gejala ini, sebaiknya segera memeriksakan kondisi kesehatan ke dokter demi mengetahui penyebab pastinya.

Berbagai hal lain yang bisa saja memicu peningkatan keinginan buang air kecil

Selain bisa menandakan bahwa kita menderita diabetes, pakar kesehatan menyebut sering buang air kecil sebagai tanda bahwa kita sudah memenuhi cairan tubuh dengan baik. Hanya saja, jika kita memang sudah terbiasa mengalaminya sejak kecil, bisa jadi terkait dengan ukuran kandung kemih yang lebih kecil.

Ukuran kandung kemih setiap orang ternyata berbeda-beda. Jika kandung kemih di dalam tubuh kita ternyata kecil, maka tidak akan bisa menampung urine dalam jumlah yang banyak. Demi mencegah kandung kemih penuh atau membengkak,

Read the rest